MUSI RAWAS — Aksi bajing loncat kembali meresahkan pengemudi angkutan barang di Sumatera Selatan. Kali ini, truk bermuatan kopi asal Kepahiang, Bengkulu, yang hendak menuju Lampung menjadi sasaran di wilayah hukum Polres Musi Rawas.
Korban, Agus Tato, bersama rekannya Muzi baru menyadari ada yang tidak beres setelah seorang pengendara mobil pribadi yang melintas memberitahu bahwa terpal penutup muatan truk mereka robek. Saat diperiksa, mereka menemukan sobekan di bagian belakang terpal.
Kronologi: Jalan Rusak Jadi Celah Pelaku
Menurut Dores, salah seorang warga yang turut membantu korban, aksi tersebut diduga dilakukan saat truk melintas di ruas jalan yang kondisinya rusak. Pelaku memanfaatkan situasi ketika kendaraan melaju pelan dan kondisi jalan mulai sepi.
"Diduga pelaku belum sempat menjatuhkan kopi saat banyak kendaraan yang mengiringi dari belakang. Setelah kondisi jalan sepi, kopi baru dijatuhkan, karena posisi dijatuhkan itu tepat di jalan bagus," jelas Dores, Minggu (14/6/2026).
Kerugian: 70 Kg Kopi Raib, 30 Kg Tersisa Berserakan
Setelah menyusuri jalan, korban bersama warga berhasil mengumpulkan sekitar 30 kilogram kopi yang tercecer di sepanjang jalan. Sementara itu, sekitar 70 kilogram kopi lainnya diduga telah dibawa kabur oleh pelaku.
"Dalam satu karung itu terdapat 100 kg kopi. Setelah dikumpulkan sekitar 30 kilogram yang tercecer. Sementara 70 kg lainnya diduga telah dibawa kabur pelaku," ungkap Dores.
Polisi Imbau Korban Segera Lapor
Kapolsek Muara Kelingi, Iptu Nur Hendra, mengakui pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut. "Kami saat ini masih menelusuri kebenaran kejadian itu," ia menjelaskan.
Terpisah, Kasi Humas Polres Musi Rawas Ipda Ajilamsari menghimbau kepada korban agar segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Musi Rawas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang masuk dari sopir truk asal Kepahiang tersebut.