SEKAYU — Ratusan pengurus Pramuka dari tujuh kecamatan di Musi Banyuasin kini resmi mengemban amanah baru. Pelantikan massal yang digelar di Stable Berkuda Sekayu, Rabu (17/6/2026), melibatkan unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), pengurus Kwarran, dan Dewan Kerja Ranting (DKR).
Tujuh Kwarran yang dikukuhkan secara bersamaan meliputi Sekayu, Lawang Wetan, Sungai Keruh, Jirak Jaya, Batanghari Leko, Lais, dan Babat Supat. Total peserta yang mengikuti prosesi mencapai 308 orang.
Bukan Sekadar Seremoni, Ini Amanah Organisasi dan Moral
Plt Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Musi Banyuasin, Dr. Drs. H. Iskandar Syahrianto, M.H., menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukanlah sekadar kehormatan. Ia menyebut pelantikan ini merupakan momentum untuk memperkuat komitmen dalam membina generasi muda.
“Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama untuk membina generasi muda. Jabatan yang diemban bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara organisasi, moral, bahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Iskandar dalam sambutannya.
Menurutnya, pelantikan serentak tujuh Kwarran mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antarwilayah. Hal ini dinilai strategis untuk mengembangkan Gerakan Pramuka yang lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat.
Target Program Kerja: Jauh dari Kegiatan Seremonial
Iskandar berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar segera menyusun program kerja yang realistis namun visioner. Ia meminta agar fokus pembinaan diarahkan langsung kepada peserta didik di tingkat gugus depan.
“Jangan hanya berorientasi pada kegiatan seremonial. Fokuslah pada pembinaan peserta didik, peningkatan kompetensi pembina, penguatan administrasi organisasi, dan kegiatan yang mampu menarik minat generasi muda,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar setiap Kwarran bisa berfungsi sebagai pusat pelayanan dan pengembangan kepramukaan di wilayah masing-masing. Apresiasi juga disampaikan kepada pengurus periode sebelumnya yang telah menyelesaikan masa baktinya.
Ujung Tombak Pembinaan di Tingkat Kecamatan
Ketua Panitia Pelaksana Lendy Adiansyah, S.STP, menjelaskan bahwa Kwarran memiliki peran vital dalam menggerakkan aktivitas kepramukaan di kecamatan. Menurutnya, keberadaan pengurus yang solid menjadi syarat utama untuk menjalankan fungsi organisasi secara optimal.
“Gerakan Pramuka di tingkat Kwartir Ranting merupakan ujung tombak pembinaan generasi muda. Karena itu, keberadaan pengurus yang solid dan aktif sangat diperlukan,” kata Lendy.
Dengan dilantiknya ratusan pengurus baru ini, Gerakan Pramuka Muba diharapkan semakin aktif menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, dan semangat kebangsaan. Target akhirnya adalah mendukung visi Muba Maju Lebih Cepat melalui kader-kader muda yang tangguh dan berkarakter.