Pencarian

Warner Music Group Akuisisi Sureel AI untuk Lacak Penggunaan Karya Musik di Konten Buatan AI

Rabu, 10 Juni 2026 • 23:12:02 WIB
Warner Music Group Akuisisi Sureel AI untuk Lacak Penggunaan Karya Musik di Konten Buatan AI
Warner Music Group resmi mengakuisisi Sureel AI untuk melacak penggunaan karya musik dalam konten AI.

SUMATERA SELATAN — Warner Music Group (WMG) mengumumkan pada Rabu (19/3/2025) bahwa mereka telah mengakuisisi Sureel AI, sebuah perusahaan rintisan yang mengembangkan teknologi atribusi kecerdasan buatan. Nilai akuisisi tidak diungkapkan ke publik.

Teknologi 'DNA AI' untuk Lacak Hak Cipta

Sureel AI memiliki teknologi paten yang disebut "AI DNA" untuk sebuah lagu. Teknologi ini memecah lagu menjadi bagian-bagian komponennya guna melacak bagaimana model AI menggunakan elemen-elemen tersebut.

Startup yang didirikan pada 2022 ini juga menawarkan layanan provenance kekayaan intelektual, audit, laporan kepatuhan, optimasi model, dan intelijen bisnis AI. Sureel juga memiliki rangkaian atribusi nama, gambar, dan kemiripan (NIL) untuk melacak bagaimana suara, kemiripan, dan identitas performa artis digunakan dalam pelatihan dan pembuatan konten AI. Ini mencakup tiruan suara, avatar buatan AI, dan replikasi gaya.

Strategi WMG: Dari Gugatan ke Lisensi

Melalui akuisisi ini, WMG bertujuan untuk melacak kapan karya artis dan penulis lagu mereka digunakan dalam konten buatan AI atau untuk melatih model AI. "Membawa Sureel ke dalam WMG memperkuat kemampuan kami untuk perlindungan, kontrol, dan monetisasi serta memastikan komunitas kreatif tetap mengendalikan kekayaan intelektual, nama, gambar, kemiripan, dan suara mereka," kata CEO WMG Robert Kyncl dalam siaran pers.

Langkah ini diambil setelah WMG mengubah pendekatannya terhadap AI. Perusahaan awalnya menggugat startup musik AI Suno pada 2024, namun kemudian menandatangani kesepakatan lisensi dengan perusahaan tersebut tahun lalu. WMG juga menyelesaikan gugatannya terhadap startup AI musik Udio dan mencapai kesepakatan lisensi.

Masa Depan Sureel dan Ekosistem Musik AI

WMG menyatakan Sureel akan terus beroperasi sebagai platform mandiri yang melayani ekosistem musik dan AI yang lebih luas. "Pemegang hak berhak mengetahui bagaimana AI berinteraksi dengan karya mereka, dan berbagi secara adil dalam nilai yang diciptakannya," ujar pendiri dan CEO Sureel Tamay Aykut. "Sureel dibangun untuk mewujudkannya, dan dengan dukungan WMG, kami dapat mewujudkan misi kami dalam skala besar, membangun masa depan yang lebih transparan dan adil serta mendorong pertumbuhan nilai bagi seluruh ekosistem musik dan hiburan."

Sementara itu, Sony Music Entertainment dan Universal Music Group masih melanjutkan tuntutan pelanggaran hak cipta besar-besaran terhadap startup AI musik. Akuisisi ini menempatkan WMG selangkah lebih maju dalam hal transparansi penggunaan data untuk pelatihan AI di industri musik global.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks