Pencarian

Hujan Pertama di Palembang Setelah Berbulan Kering, Warga Berharap Kabut Asap Karhutla Mereda

Minggu, 25 Oktober 2026 • 05:01:31 WIB
Hujan Pertama di Palembang Setelah Berbulan Kering, Warga Berharap Kabut Asap Karhutla Mereda
Hujan pertama membasahi kawasan Jalan Sematang Borang, Kecamatan Sako, Palembang, setelah warga menghadapi cuaca kering berbulan-bulan.

PALEMBANG — Hujan yang turun di kawasan Jalan Sematang Borang, Kecamatan Sako, menjadi perubahan cuaca pertama setelah warga menghadapi kondisi kering berbulan-bulan. Kabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelumnya membatasi jarak pandang dan memicu kekhawatiran soal kualitas udara.

Warga berharap hujan tidak berhenti sesaat. Mereka ingin cuaca basah berlanjut di Palembang dan sejumlah daerah lain di Sumatera Selatan yang masih menghadapi ancaman karhutla.

Kualitas Udara Jadi Alasan Utama Warga Menantikan Hujan

Sebelum hujan turun, kabut asap mengganggu aktivitas harian warga. Anak-anak, lansia, dan orang yang beraktivitas di luar ruangan paling terdampak kondisi tersebut.

Ari Defresial, warga Palembang, mengaku lega saat hujan akhirnya membasahi kota. Ia berharap cuaca ini membantu memperbaiki kualitas udara dan menekan dampak karhutla.

"Alhamdulillah, akhirnya hujan turun juga. Mudah-mudahan hujan ini bisa mengurangi kabut asap di Palembang dan kebakaran hutan dan lahan juga semakin berkurang," ujar Ari.

Hujan Bantu Endapkan Partikel Asap, tapi Pemadaman Tetap Perlu

Air hujan disebut dapat membantu mengendapkan debu dan partikel asap di udara. Lahan yang terbakar juga ikut basah sehingga peluang api menyebar mengecil.

Besarnya pengaruh hujan terhadap kabut asap dan kebakaran lahan bergantung pada intensitas serta lamanya hujan berlangsung. Hujan sore itu belum tentu cukup memadamkan titik api yang masih aktif.

Karena itu, langkah pemadaman di lapangan tetap harus dilakukan. Tujuannya agar titik api benar-benar padam dan tidak kembali meluas saat cuaca kembali kering.

Harapan agar Hujan Berlanjut di Sumatera Selatan

Bagi warga Palembang, hujan pada Sabtu sore setidaknya memberi harapan baru. Setelah berbulan-bulan berhadapan dengan cuaca kering dan kabut asap, mereka bisa menantikan udara yang lebih bersih.

Harapan itu belum sepenuhnya terwujud. Warga menunggu apakah hujan akan turun rutin dalam beberapa hari ke depan, terutama di daerah-daerah Sumatera Selatan yang masih menjadi sumber asap karhutla.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mattanews.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks