PALEMBANG — Peristiwa penusukan maut terjadi di kawasan padat penduduk Palembang, Sabtu (18/7) sekitar pukul 19.45 WIB. Korban Rjivandri Prawira (41) meregang nyawa setelah mendatangi rumah pelaku SJ yang menolak membayar utang.
Kronologi: Tagihan Berujung Maut
Peristiwa berdarah itu diawali saat korban meminta temannya, Rendy, untuk menagih utang kepada SJ. Rendy pun mendatangi rumah pelaku di Jalan Kapten Anwar Arsad, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat 1.
Alih-alih melunasi utang, SJ justru langsung memukul Rendy. Kepala korban dibenturkan ke dinding hingga terjatuh. Warga yang melihat kejadian itu berdatangan dan menolong Rendy, sementara SJ menjauh dari lokasi.
Rendy yang kewalahan kemudian menelepon Rjivandri untuk meminta bantuan. Korban segera menuju TKP. Namun, saat tiba, SJ sudah siap dan langsung menusuk Rjivandri dengan senjata tajam hingga terkapar.
Warga Berdatangan, Korban Sudah Tergeletak
Sesampainya di lokasi, Rendy dan temannya yang ikut dimintai tolong melihat kerumunan warga. Rjivandri sudah tergeletak bersimbah darah. Saksi mata di TKP menyebutkan bahwa pelaku SJ langsung menyerang begitu korban datang.
Rendy selamat dari amukan SJ karena warga cepat bertindak. Namun, nyawa Rjivandri tak tertolong. Hingga berita ini diturunkan, pelaku SJ masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi dari Polrestabes Palembang terkait jumlah utang yang menjadi pemicu pembunuhan ini.