PALEMBANG — Suasana Car Free Day di Bundaran Cinde, Minggu pagi, berubah menjadi pusat edukasi transportasi publik. Bukan sekadar olahraga bersama, kegiatan ini merupakan gerakan masif untuk mengubah kebiasaan warga Ibu Kota Sumsel yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi.
Staf Ahli Bidang Keupendahukham Kota Palembang Edison, Sos, MSi, menyebut tema kampanye mengandung pesan besar bagi masa depan kota. Menurutnya, menggunakan LRT bukan hanya soal kemudahan perjalanan, melainkan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Pilihan menggunakan transportasi publik bukan hanya memberikan kemudahan perjalanan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta kontribusi nyata dalam mengurangi kemacetan, menekan emisi karbon, menghemat energi, dan menciptakan kualitas udara yang lebih baik bagi Kota Palembang,” ujar Edison di lokasi.
LRT sebagai Gaya Hidup Baru Warga Kota
Edison menekankan bahwa LRT Sumsel adalah ikon kebanggaan sekaligus investasi jangka panjang yang harus dijaga bersama. Ia berharap kampanye ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, melainkan menjadi pemantik perubahan perilaku.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan LRT sebagai bagian dari gaya hidup masa kini. Gaya hidup yang cerdas, efisien, sehat, dan peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.
Menurut Edison, keberhasilan sistem transportasi publik tidak bisa dibebankan pada satu pihak. Sinergi antara pemerintah, operator, dunia usaha, media, dan komunitas masyarakat dinilai mutlak diperlukan.
Jumlah Penumpang Terus Meningkat, Harga Tiket Jadi Daya Tarik
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel Rode Paulus mengungkapkan bahwa kampanye ini merupakan rangkaian perayaan HUT ke-8 LRT Sumatera Selatan. Menurutnya, sosialisasi langsung ke masyarakat seperti ini terbukti efektif menekan angka kemacetan dan polusi di Palembang.
“Jumlah penumpang LRT terus mengalami peningkatan rata-rata setiap tahunnya. Masyarakat kini semakin sadar akan kelebihan menggunakan LRT, mulai dari kepastian waktu perjalanan hingga biayanya yang sangat murah dan terjangkau,” kata Rode Paulus.
Pemerintah Kota Palembang bersama pengelola LRT Sumsel optimistis kampanye ini mampu membawa Palembang berkembang menjadi kota modern yang nyaman dihuni, tertib, sehat, serta berwawasan lingkungan. Momentum CFD dimanfaatkan untuk menjangkau warga yang selama ini belum pernah mencoba moda transportasi berbasis rel tersebut.