NAS adalah solusi bagi siapa pun yang ingin membangun server pribadi untuk backup file, kolaborasi, atau bahkan pusat hiburan streaming sendiri tanpa harus terus membayar langganan. Di Indonesia, kebutuhan ini mulai terasa seiring melimpahnya foto ponsel, dokumen kerja, dan koleksi film digital yang memakan ruang penyimpanan.
Synology DiskStation DS224+: Raja Bertahan dengan Performa Tinggi
Synology masih menjadi pemain terkuat di kategori ini. Model DS224+ dengan dua slot drive ini menawarkan performa baca hingga 300 MB/s dan tulis 250 MB/s dalam pengujian, meski akan turun ke kisaran 100 MB/s jika jaringan Anda hanya 1 Gbps.
Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Celeron J4125 dan RAM 2 GB yang bisa ditingkatkan hingga 6 GB. Dengan kapasitas maksimal 40 TB, perangkat ini cocok untuk keluarga yang membutuhkan server media dan backup andal. Keunggulan utamanya ada pada perangkat lunak Synology yang paling rapi dan kaya fitur, termasuk dukungan untuk Plex, Jellyfin, dan server VPN.
Namun, ada catatan penting. Synology sempat mengunci perangkatnya agar hanya kompatibel dengan drive buatan sendiri, sebuah langkah yang memicu protes pengguna. Meski kebijakan itu ditarik kembali, ini menjadi tanda bahaya bagi konsumen yang ingin fleksibilitas memilih hard disk. Harganya juga relatif mahal, dan tidak ada port HDMI untuk menyambung langsung ke TV.
Ugreen NASync DH4300 Plus: Pendatang Baru dengan Harga Lebih Ramah
Ugreen, yang lebih dikenal dengan aksesori pengisian daya, membuat kejutan dengan NAS empat slot yang sangat terjangkau. Model DH4300 Plus ini bisa menampung hingga 128 TB (dengan hard disk sendiri) dan dibanderol lebih murah dibanding pesaing sekelasnya.
Performa transfernya rata-rata, sekitar 100 MB/s pada jaringan 1 Gbps, tapi bisa naik ke 200-300 MB/s jika perangkat jaringan Anda mendukung. Perangkat ini dilengkapi port HDMI, USB-C, dan RAM 8 GB yang tidak bisa di-upgrade. Yang menarik, proses setup-nya sama mudahnya dengan Synology, cocok untuk pemula yang tidak mau repot dengan konfigurasi rumit.
Kekurangannya, pilihan aplikasi masih terbatas dan belum serapi ekosistem Synology. Proses pemasangan hard disk juga sedikit merepotkan karena menggunakan sekrup kecil.
Pilihan Alternatif: Solusi All-in-One untuk Pengguna yang Malas Ribet
Bagi yang tidak ingin pusing memilih hard disk dan melakukan instalasi, Synology BeeStation Plus hadir sebagai paket lengkap dengan penyimpanan internal. Perangkat ini sangat mudah diatur, cocok untuk backup otomatis dari ponsel, dan memiliki aplikasi foto yang bisa mengenali wajah. Sayangnya, harganya saat ini sedang melonjak akibat kelangkaan komponen AI, dan performanya hanya pas-pasan.
Model reguler Synology BeeStation dengan kapasitas 4 TB bisa menjadi pilihan lebih murah, tapi Anda mendapatkan setengah dari kapasitas penyimpanan yang ditawarkan versi Plus.
Kesimpulan untuk Pasar Indonesia
Untuk pengguna di Indonesia yang menginginkan performa dan ekosistem aplikasi terlengkap, Synology DS224+ adalah pilihan terbaik meski harus merogoh kocek lebih dalam. Sementara itu, Ugreen NASync DH4300 Plus menawarkan nilai lebih bagi mereka yang ingin kapasitas besar dengan harga terjangkau, meski harus berkompromi dengan kecepatan dan pilihan aplikasi.
Keputusan akhir tergantung pada prioritas Anda: apakah kesederhanaan dan fitur lengkap, atau harga murah dengan kapasitas besar.