Bagi pengguna yang sudah bertahun-tahun memakai Android, kebiasaan mengatur ponsel secara manual mungkin sudah mengakar. Padahal, sistem operasi buatan Google ini menyimpan beberapa alat otomatisasi bawaan yang langsung bisa diakses dari menu Setelan. Tidak perlu root atau aplikasi pihak ketiga.
Rutinitas: Atur Ponsel Berdasarkan Waktu atau Lokasi
Fitur pertama adalah Rutinitas (Routines) yang tersembunyi di menu Setelan > Sistem. Dengan fitur ini, pengguna bisa membuat aturan seperti "setiap pukul 22.00, aktifkan mode Jangan Ganggu dan redupkan layar".
Aturan juga bisa dipicu oleh lokasi GPS. Misalnya, saat tiba di kantor, ponsel otomatis mengaktifkan mode senyap dan membuka aplikasi kalender. Fitur ini mirip dengan Shortcuts di iOS, tetapi sudah tertanam langsung di Android tanpa perlu unduhan.
Mode Jangan Ganggu Terjadwal: Bukan Sekadar Bisukan
Mode Jangan Ganggu (Do Not Disturb) bukan sekadar membungkam notifikasi. Di menu Setelan > Suara & Getaran, pengguna bisa menjadwalkan mode ini aktif otomatis setiap malam.
Yang jarang diketahui, pengguna juga bisa mengecualikan kontak tertentu—seperti anggota keluarga—agar dering telepon mereka tetap berbunyi meski mode ini aktif. Cocok untuk pengguna di Indonesia yang ingin tidur nyenyak tanpa khawatir melewatkan panggilan darurat.
Atur Baterai dengan Adaptive Battery
Fitur Adaptive Battery di Setelan > Baterai menggunakan pembelajaran mesin untuk mempelajari kebiasaan pemakaian aplikasi. Sistem akan memprioritaskan daya untuk aplikasi yang sering dipakai dan membatasi aplikasi yang jarang dibuka.
Google mengklaim fitur ini bisa memperpanjang masa pakai baterai hingga beberapa jam. Pengguna tidak perlu melakukan apa pun—cukup aktifkan, dan sistem bekerja secara otomatis di latar belakang.
Pembersihan Otomatis dengan Smart Storage
Penyimpanan penuh adalah masalah klasik pengguna Android. Di menu Setelan > Penyimpanan, ada fitur Smart Storage yang secara otomatis menghapus foto dan video yang sudah dicadangkan ke Google Photos setelah 30, 60, atau 90 hari.
Fitur ini juga membersihkan file sementara dan unduhan yang tidak terpakai. Pengguna tidak perlu lagi repot membongkar galeri satu per satu.
Balas Pesan Otomatis Saat Mengemudi
Mode Mengemudi (Driving Mode) di Android Auto memungkinkan ponsel mengirim balasan otomatis ke pesan masuk saat mendeteksi kendaraan sedang bergerak. Fitur ini bisa diaktifkan dari Setelan > Koneksi > Mode Mengemudi.
Pengaturan ini sangat relevan bagi pengguna di Indonesia yang kerap menggunakan ponsel untuk navigasi. Balasan otomatis bisa disesuaikan, misalnya: "Saya sedang menyetir, akan segera menghubungi Anda."
Atur Volume Aplikasi Secara Terpisah
Fitur terakhir adalah kontrol volume per aplikasi. Di menu Setelan > Suara & Getaran > Volume Aplikasi, pengguna bisa mengatur volume notifikasi, media, dan alarm untuk setiap aplikasi secara independen.
Misalnya, volume media untuk YouTube bisa tetap keras sementara notifikasi WhatsApp dibuat senyap. Fitur ini menghilangkan kebutuhan untuk menggeser slider volume setiap kali berganti aplikasi.
Keenam fitur di atas sudah tersedia di sebagian besar ponsel Android dengan sistem operasi Android 10 ke atas. Pengguna di Indonesia bisa langsung mencobanya tanpa biaya tambahan atau proses instalasi rumit.