Pencarian

Ibu-Ibu Pengajian dan MMK Sumsel Datangi Kejati Palembang, Minta Usut Dugaan Ketidakadilan Dana Proyek Rp Miliaran di Musi Rawas

Senin, 15 Juni 2026 • 23:47:02 WIB
Ibu-Ibu Pengajian dan MMK Sumsel Datangi Kejati Palembang, Minta Usut Dugaan Ketidakadilan Dana Proyek Rp Miliaran di Musi Rawas
Puluhan ibu-ibu pengajian dan aktivis MMK Sumsel menggelar aksi damai di Kejati Palembang terkait dugaan ketidakadilan dana proyek BKBK Musi Rawas.

PALEMBANG — Puluhan ibu-ibu pengajian dan aktivis masyarakat miskin menyambangi Kejati Sumsel di Palembang, Senin (15/6/2026). Mereka membawa satu tuntutan utama: Kejati harus membuka dan mengusut tuntas dugaan ketidakadilan pencairan dana proyek BKBK di Musi Rawas.

Ketua MMK Sumsel, Aripin Kalender, dalam orasinya menyebut ada kejanggalan di lapangan. Dana proyek yang bersumber dari BKBK Provinsi Sumsel ke Pemkab Musi Rawas melalui Dinas PU Bina Marga, kata dia, tidak dicairkan secara proporsional.

Kontraktor Hanya Terima 15 Persen, Ada yang Lunas 100 Persen

“Kami menerima informasi bahwa sebagian besar kontraktor hanya menerima pencairan sekitar 15 persen, sementara ada perusahaan tertentu yang diduga memperoleh pencairan lebih besar bahkan hingga lunas 100 persen,” tegas Aripin di depan massa.

Ia menegaskan semua kontraktor memiliki beban pekerjaan dan tanggung jawab yang sama. Karena itu, pencairan dana seharusnya dilakukan secara adil dan proporsional, bukan berdasarkan kedekatan atau hubungan tertentu.

Ada Dugaan Pungli dan Prioritas untuk Perusahaan Dekat Pejabat

Dalam aksi tersebut, MMK Sumsel juga menyoroti adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses administrasi pencairan proyek di salah satu instansi teknis daerah. Massa menduga perusahaan-perusahaan tertentu mendapat prioritas pencairan karena memiliki kedekatan dengan oknum pejabat di lingkungan Pemkab Musi Rawas.

“Kami meminta Kejati Sumsel melakukan investigasi secara transparan dan profesional agar semua dugaan yang berkembang di masyarakat dapat dibuktikan secara hukum. Jika memang tidak ada pelanggaran, tentu harus dijelaskan kepada publik. Namun jika ditemukan penyimpangan, kami harap dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Aripin.

Kejati Sumsel Berjanji Tindak Lanjuti Aspirasi

Sebelum menyampaikan aspirasi, para peserta aksi yang didominasi ibu-ibu pengajian membacakan salawat kepada Nabi Muhammad SAW dan menggelar doa bersama di depan gerbang Kantor Kejati Sumsel.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Iwan Setiadi, mengapresiasi aksi damai tersebut. Ia berjanji akan meneruskan aspirasi massa ke pimpinan Kejati Sumsel untuk segera ditindaklanjuti.

Massa berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan mereka agar tercipta tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Musi Rawas.

Bagikan
Sumber: linksumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks