PALEMBANG — Pemerintah Kota Palembang kembali mengantongi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan tahun anggaran 2025. Kepala BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Rio Tirta, menyerahkan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut di kantornya, Selasa (9/6/2026). Capaian ini mempertahankan tren positif tata kelola keuangan daerah.
Anggaran Bukan Sekadar Angka, Tapi Nyawa Masyarakat
Walikota Palembang H Ratu Dewa menyebut opini WTP bukan tujuan akhir. Ia menekankan bahwa setiap rupiah dalam APBD memiliki dampak langsung pada kehidupan warga.
"Ketika kita berbicara tentang anggaran pendidikan, sesungguhnya yang kita bicarakan adalah harapan seorang anak agar tetap dapat bersekolah dengan layak. Ketika berbicara anggaran kesehatan, itu adalah kecemasan seorang ibu yang ingin anaknya tumbuh sehat," ujar Ratu Dewa di hadapan perwakilan BPK.
Menurutnya, indikator seperti serapan anggaran tinggi dan opini WTP memang penting. Namun, ujian sesungguhnya ada di lapangan—sejauh mana anggaran itu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Rekomendasi BPK Jadi Instrumen Perbaikan
Walikota memastikan seluruh rekomendasi dan masukan dari BPK, mulai dari tahap pemeriksaan interim hingga pemeriksaan terperinci, akan dijadikan instrumen penguatan sistem tata kelola keuangan daerah. "Opini WTP ini menjadi motivasi dan kekuatan kita bersama. Ke depan, tata kelola keuangan ini harus semakin baik lagi. Bersih dan akuntabel di dalam implementasinya," tegasnya.
Pemkot Palembang berkomitmen menindaklanjuti setiap catatan BPK untuk memperbaiki sistem pengelolaan anggaran. Langkah ini dinilai krusial agar predikat WTP tidak sekadar menjadi stempel tahunan, tapi benar-benar mencerminkan pengelolaan uang rakyat yang transparan.
WTP ke-? Kali: Konsistensi di Tengah Tantangan
Raihan opini WTP untuk LKPD 2025 menambah daftar panjang prestasi serupa yang diraih Kota Palembang dalam beberapa tahun terakhir. Meski bahan berita tidak menyebutkan secara spesifik perolehan ke berapa kali ini, konsistensi ini menunjukkan penguatan sistem pengawasan internal di lingkungan pemkot.
Ke depan, Pemkot Palembang dihadapkan pada tantangan untuk menjaga tren positif ini sembari memastikan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, seperti pendidikan dan kesehatan. Ratu Dewa berjanji akan terus mendorong birokrasi yang bersih dan akuntabel di setiap lini.