PALEMBANG — PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan minyak mentah di Kilang Plaju, Palembang, tetap aman meskipun konflik geopolitik global meningkat. Klaim ini disampaikan langsung oleh manajemen kilang yang mengandalkan pasokan crude dari dalam negeri untuk menjaga operasional tetap berjalan.
VP Operation Risk Management II Pertamina, Hermawan Budiantoro, mengungkapkan bahwa ketergantungan pada minyak mentah lokal dan domestik menjadi penyelamat utama di tengah ketidakpastian global.
"Sebagai upaya menjamin kegiatan bisnis berjalan lancar dan profitable dalam kondisi geopolitik, kita di Plaju terbantu dengan crude (minyak mentah) lokal dan domestik. Sehingga tak terdampak langsung secara pasokan. Namun, bukan berarti kita bebas dari risiko," ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Target B50 dan Ancaman Cuaca Ekstrem El Nino
Kilang Plaju memiliki peran strategis dalam mendukung program energi terbarukan nasional. Salah satu target terdekat yang dikejar adalah kesuksesan program B50, campuran biodiesel 50 persen.
"Tantangan ke depan, menyukseskan program B50. Saya berharap pekerja menjaga aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem di musim El Nino," jelas Hermawan.
Kilang Tertua di Indonesia, Tulang Punggung Energi Sumatra Bagian Selatan
Kilang Plaju yang telah beroperasi sejak 1904 ini disebut sebagai salah satu kilang tertua di Indonesia. VP Feedstock Management, Tri Basoeki, menekankan nilai historis dan kompleksitas operasional kilang ini.
"Kilang ini termasuk kilang yang menantang dan dinamis, sehingga memerlukan perhatian ekstra (taking care). Di sini, rasa memiliki atau ownership menjadi penting. Kita harus menyadari, ada kepentingan lebih besar bagi negara dari kepentingan pribadi," kata dia.
General Manager RU III, Khabibullah Khanafie, menambahkan bahwa operasional Kilang Plaju saat ini dalam kondisi andal. Koordinasi dengan manajemen pusat terus diperkuat untuk memastikan pasokan energi di wilayah Sumatra Bagian Selatan terpenuhi.
"Sehingga, kilang bisa terus mengolah kebutuhan energi di wilayah Sumatra Bagian Selatan," jelasnya.
Kilang Plaju merupakan salah satu dari enam unit kilang yang dioperasikan PT Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari Subholding Downstream Pertamina. Letaknya strategis di Palembang menjadikannya penopang utama distribusi BBM di kawasan selatan Sumatra.