Pencarian

Gubernur Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening di Muratara, Sekolah Kedua di Sumsel yang Dibangun dari CSR Perusahaan Tambang

Kamis, 16 Juli 2026 • 14:46:01 WIB
Gubernur Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening di Muratara, Sekolah Kedua di Sumsel yang Dibangun dari CSR Perusahaan Tambang
Gubernur Sumsel Herman Deru meresmikan SMA Negeri Ketapat Bening di Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Rabu (15/7/2026).

MURATARA — Sebuah sekolah menengah atas negeri kini berdiri di tengah perkebunan dan permukiman warga Kecamatan Rawas Ilir. SMA Negeri Ketapat Bening diresmikan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Rabu (15/7/2026), sebagai jawaban atas sulitnya akses pendidikan menengah di wilayah ujung barat daya Provinsi Sumatera Selatan itu.

Dibangun Tujuh Bulan, Tampung 120 Siswa

Sekolah ini dibangun melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang merupakan skema CSR PT Gorby Putra Utama. General Manager Operasi PT GPU, Fery Juanda Butar Butar, mengatakan pembangunan fisik rampung dalam waktu sekitar tujuh bulan.

Fasilitas yang tersedia meliputi tiga ruang kelas dengan kapasitas sekitar 120 siswa, satu ruang guru, dan musala. “Investasi terbaik adalah investasi di bidang pendidikan karena manfaatnya akan dirasakan lintas generasi,” ujar Fery dalam sambutannya.

Gubernur: Pendidikan Bukan Soal Biaya

Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama pembangunan daerah. “Kalau bicara pendidikan, kita tidak bicara biaya. Pendidikan harus ditempatkan pada posisi yang paling utama karena menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia yang unggul,” kata Herman Deru.

Ia meminta agar kualitas pelayanan di SMA Negeri Ketapat Bening tetap istimewa meskipun lokasinya jauh dari ibu kota provinsi. “Jadikan SMA Negeri Ketapat Bening sebagai ikon pendidikan di Musi Rawas Utara dan contoh bagi sekolah-sekolah di wilayah terjauh Sumatera Selatan,” ujarnya.

Sinergi Tiga Pihak: Pemprov, Pemkab, dan Perusahaan Tambang

Wakil Bupati Muratara Junius Wahyudi menyebut sekolah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, SMA Negeri Ketapat Bening merupakan sekolah negeri kedua di Sumatera Selatan yang dibangun melalui Program PPM perusahaan tambang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mondyaboni menambahkan, kehadiran sekolah ini sejalan dengan visi “Sumsel Maju Terus untuk Semua” dalam hal pemerataan akses pendidikan. Sementara itu, Kepala SMA Negeri Ketapat Bening Rodia berharap semakin banyak perusahaan yang mengikuti jejak PT GPU.

Warga: Dulu Harus ke Kota, Kini Sekolah di Depan Mata

Rustam, tokoh Pemuda Peduli Lingkungan Muratara, mengungkapkan bahwa masyarakat selama ini kesulitan mengakses pendidikan menengah. “Anak-anak harus keluar kecamatan, bahkan ke ibu kota kabupaten, hanya untuk melanjutkan SMA. Sekarang ada sekolah negeri di desa sendiri,” katanya.

PT GPU sendiri berkomitmen menerapkan prinsip responsible mining dengan menyeimbangkan operasional perusahaan, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan. Seluruh program PPM, menurut Fery, disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: indomerdeka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks