PALEMBANG — Kawasan di bawah Jembatan Ampera sisi 7 Ulu akan berubah wajah. Pemkot Palembang telah merampungkan finalisasi desain penataan area tersebut menjadi ruang publik dengan konsep panggung kreatif dan arena skatepark yang ditargetkan menarik minat kalangan muda.
Rapat finalisasi desain dipimpin langsung Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, di ruang rapat II Setda Kota Palembang. Dalam prosesnya, konsep penataan telah dipaparkan kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) selaku pemilik otoritas lahan. “Responsnya positif,” ujar Isnaini dalam keterangan resmi.
Kolaborasi Lintas OPD untuk Keberlanjutan
Penataan kawasan ini tidak berhenti pada pembangunan fisik. Pemkot memastikan sejumlah perangkat daerah dilibatkan sejak tahap perencanaan agar fungsi kawasan berjalan optimal dan berkelanjutan.
Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pihak kecamatan dan kelurahan akan bertugas menjaga ketertiban dan keamanan. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) bertanggung jawab terhadap infrastruktur pendukung, termasuk perbaikan jalan dan penambahan pencahayaan.
Terminal 7 Ulu Segera Diperbaiki Pasca Penjarahan
Kawasan 7 Ulu diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan destinasi wisata terintegrasi. Lokasinya yang berdekatan dengan Kampung Kapitan dan Terminal Penumpang 7 Ulu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai satu kesatuan kawasan wisata.
Namun, terminal tersebut sebelumnya sempat mengalami kerusakan akibat aksi penjarahan. Pemerintah memastikan proses penanganan telah dilakukan. Pelaku telah diamankan dan terminal direncanakan segera diperbaiki agar dapat kembali beroperasi, sekaligus mendukung konsep kawasan dengan nuansa wisata.