PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas pelaku begal dan kejahatan jalanan. Seluruh personel dari tingkat Polda hingga Polsek diminta meningkatkan patroli rutin di lokasi-lokasi yang dinilai rawan, terutama pada malam hingga dini hari.
“Tidak ada tempat bagi pelaku begal di wilayah Sumatera Selatan. Seluruh personel sudah kami instruksikan untuk bertindak tegas dan terukur apabila pelaku mengancam keselamatan masyarakat maupun petugas,” kata Sandi dalam pernyataan yang diterima di Palembang, baru-baru ini.
Call Center 110 Jadi Ujung Tombak Pelaporan Cepat
Selain patroli fisik, Polda Sumsel mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang bisa diakses gratis selama 24 jam. Layanan ini disiapkan agar warga bisa melapor langsung jika melihat atau mengalami tindak kriminal.
Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya mengatakan operator dan personel patroli telah disiagakan penuh. Ia berharap kehadiran polisi di lokasi kejadian bisa lebih cepat sehingga potensi kejahatan bisa dicegah sejak dini.
“Kami memastikan layanan Call Center 110 aktif selama 24 jam. Masyarakat dapat segera menghubungi layanan tersebut jika melihat ataupun mengalami tindak kriminal. Kehadiran polisi yang cepat menjadi bagian penting dalam menjaga rasa aman masyarakat,” ujar Nandang.
Keamanan Jadi Fondasi Ekonomi Daerah
Kapolda menilai stabilitas keamanan merupakan fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sumsel. Aktivitas warga, terutama di malam hari, harus berlangsung tanpa rasa takut agar roda perekonomian tetap berputar.
Polda Sumsel menegaskan penguatan patroli dan respons cepat ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Presisi Polri. Langkah ini juga selaras dengan program pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas nasional dan meningkatkan iklim investasi daerah.
Dengan kombinasi langkah preventif, patroli intensif, dan penegakan hukum yang profesional, Polda Sumsel berharap tingkat kriminalitas jalanan bisa ditekan secara signifikan. Kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat pun diharapkan semakin kuat.