PALEMBANG — Semangat gotong royong warga Kampung Sukosari terlihat sejak pagi. Mereka membawa mesin pemotong rumput, arit, parang, dan alat kebersihan lainnya untuk merapikan area parkir masjid, membersihkan rumput liar, serta menguras saluran air yang selama ini menjadi akses utama warga.
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Ada Tradisi yang Dirawat
Takmir Masjid Al Huda, H. Darul, mengatakan kerja bakti ini rutin digelar menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, kebersihan lingkungan masjid menjadi prioritas agar jamaah nyaman saat beribadah dan pelaksanaan kurban berjalan lancar.
"Alhamdulillah hari ini masyarakat bersama-sama membersihkan lingkungan sekitar masjid dan area kurban. Semoga lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman menjelang Idul Adha," ujarnya.
Saluran Air Jadi Fokus, Antisipasi Banjir Musiman
Pembersihan saluran air menjadi perhatian utama warga. H. Darul mengingatkan pentingnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya agar saluran tidak tersumbat. Ia juga menekankan perlunya memilah sampah organik, nonorganik, dan residu sesuai aturan pengelolaan sampah di Kota Palembang.
Langkah ini dinilai krusial mengingat curah hujan tinggi kerap memicu genangan di kawasan Talang Kelapa. Dengan saluran bersih, risiko banjir saat musim hujan bisa ditekan.
Gotong Royong sebagai Perekat Sosial
Sesepuh Kampung Sukosari, Hendra Saudi, menilai kegiatan ini bukan sekadar soal kebersihan. Lebih dari itu, kerja bakti menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial antarwarga.
"Kegiatan ini menunjukkan kekompakan masyarakat Kampung Sukosari dalam menjaga lingkungan bersama. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan," katanya.
Di sela-sela kegiatan, Hendra Saudi juga menyampaikan sejumlah aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur di wilayah Kampung Sukosari kepada pihak kelurahan.