MUARA ENIM — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim menggelar rapat koordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Muara Enim untuk mengoptimalkan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Pertemuan itu berlangsung di ruang rapat kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat.
Hadir dalam pertemuan itu, Ketua PDM Muara Enim A. Basroh, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Rahman Maulana, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Muara Enim Mansursyah, serta jajaran pengurus. Agenda utamanya adalah memperluas cakupan kepesertaan bagi komunitas dampingan Majelis Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah di kabupaten tersebut.
Komitmen Perluas Kepesertaan Pekerja Rentan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Muara Enim, Mansursyah, menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat pekerja di ekosistem Muhammadiyah mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Menurutnya, kolaborasi dengan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah menjadi langkah strategis untuk menjangkau kelompok pekerja yang selama ini belum terlindungi.
“Kami berkomitmen untuk memastikan masyarakat pekerja di ekosistem Muhammadiyah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi dengan Muhammadiyah menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan program, sehingga masyarakat yang selama ini belum terlindungi dapat merasakan manfaat nyata dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Mansursyah.
Muhammadiyah Buka Pintu untuk Pekerja Komunitas
Ketua PDM Muara Enim, A. Basroh, menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama ini. Ia menekankan pentingnya perlindungan bagi pekerja di komunitas dampingan Muhammadiyah, termasuk pekerja rentan yang selama ini belum tersentuh program jaminan sosial.
“Muhammadiyah melihat pentingnya perlindungan bagi pekerja komunitas dampingan Muhammadiyah dan tidak menutup kemungkinan perlindungan bagi pekerja rentan. Dengan adanya sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan, kami berharap masyarakat dapat lebih terlindungi dan memiliki rasa aman dalam bekerja,” kata A. Basroh.
Turunan dari Kerja Sama Pusat di Yogyakarta
Rapat koordinasi di Muara Enim ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan BPJS Ketenagakerjaan. Perjanjian itu ditandatangani di Yogyakarta dan dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasyir serta Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Syaiful Hidayat.
Dengan adanya sinergi ini, BPJS Ketenagakerjaan Muara Enim menargetkan peningkatan jumlah kepesertaan dari kalangan pekerja di lingkungan amal usaha Muhammadiyah, seperti guru, tenaga kesehatan, dan pekerja di unit-unit usaha organisasi. Langkah ini dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Muhammadiyah di tingkat daerah.