Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan intensitas sedang mengguyur delapan wilayah Sumatera Selatan pada 21-23 September 2026. Potensi hujan dipicu aktifnya Madden-Julian Oscillation yang menguatkan dinamika atmosfer di wilayah Sumsel. BMKG juga memperingatkan peluang hujan susulan pada 26-28 September dengan intensitas ringan hingga sedang.
PALEMBANG — Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Siswanto menyebut delapan wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang pada periode tersebut, yakni Kabupaten Musi Banyuasin, Musi Rawas, Banyuasin, Penukal Abab Lematang Ilir, Muara Enim, Lahat, Ogan Komering Ilir, dan Kota Prabumulih.
Pemicu utamanya bukan sekadar awan lokal. Aktifnya Madden-Julian Oscillation disebut menguatkan dinamika atmosfer Sumsel sehingga peluang hujan naik signifikan dibanding hari-hari biasa.
Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Diguyur Hujan 21-23 September 2026?
Delapan daerah masuk daftar pantauan BMKG. Sebarannya membentang dari kawasan barat hingga timur Sumsel, mulai Musi Rawas hingga Ogan Komering Ilir.
- Kabupaten Musi Banyuasin
- Kabupaten Musi Rawas
- Kabupaten Banyuasin
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
- Kabupaten Muara Enim
- Kabupaten Lahat
- Kabupaten Ogan Komering Ilir
- Kota Prabumulih
Hujan Susulan 26-28 September Menyasar Tujuh Wilayah Lain
BMKG memprakirakan gelombang hujan kedua datang pada 26-28 September dengan intensitas ringan sampai sedang. Tujuh wilayah masuk pantauan periode ini.
"Untuk periode 26-28 September, potensi hujan intensitas ringan sampai sedang diprakirakan kembali berpeluang terjadi di wilayah Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, Lahat dan Muara Enim," kata Siswanto.
Dua kabupaten, Musi Rawas dan Lahat, masuk daftar pantauan di kedua periode. Warga di kedua daerah itu perlu menyiapkan payung lebih lama dari biasanya.
Musim Hujan Baru Datang Bertahap Mulai Oktober 2026
Peralihan dari kemarau ke musim hujan di Sumsel tidak terjadi serentak. Pemutakhiran Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan pada September 2026 menyebut peralihan berlangsung bertahap mulai Oktober.
Namun hujan pada Oktober masih rendah dan tidak merata. Sebagian wilayah bisa basah lebih dulu, sebagian lain masih kering.
"Kondisi yang lebih konsisten memasuki musim hujan diprakirakan terjadi pada November 2026. Pada November, sebagian besar wilayah Sumsel mulai diprakirakan mendapat curah hujan kategori menengah," jelasnya.
Imbauan untuk Warga yang Beraktivitas di Luar Ruangan
BMKG meminta masyarakat di wilayah berpotensi hujan memantau informasi dan peringatan dini cuaca. Imbauan ini terutama ditujukan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Peringatan dini cuaca BMKG bisa diakses melalui kanal resmi lembaga tersebut. Warga Sumsel disarankan mengecek pembaruan sebelum bepergian, terutama saat periode 21-23 September dan 26-28 September.