Pencarian

Menkomdigi Meutya Minta Roblox Patuhi PP Tunas, Minta Kantor di Jakarta

Selasa, 22 September 2026 • 17:31:32 WIB
Menkomdigi Meutya Minta Roblox Patuhi PP Tunas, Minta Kantor di Jakarta
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bertemu CEO Roblox David Baszucki di Silicon Valley, Selasa (22/9).

SUMATERA SELATAN — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meminta Roblox mematuhi aturan perlindungan anak Indonesia dalam pertemuan dengan CEO David Baszucki di Silicon Valley, Selasa (22/9). Komdigi menilai langkah kepatuhan Roblox terhadap PP Tunas belum cukup, khususnya soal verifikasi usia pengguna di bawah 16 tahun. Pemerintah juga mendorong Roblox membuka perwakilan resmi di Jakarta.

Pertemuan antara Meutya Hafid dan Co-Founder sekaligus CEO Roblox David Baszucki berlangsung di kantor pusat Roblox di Silicon Valley, Amerika Serikat. Agenda utamanya membahas kewajiban platform memenuhi regulasi Indonesia, terutama Peraturan Pemerintah tentang perlindungan anak di ruang digital atau PP Tunas.

Dalam pertemuan tersebut, Meutya menegaskan PP Tunas tidak cukup dipahami sebagai dokumen kebijakan. Regulasi itu harus diterjemahkan menjadi langkah konkret yang terlihat langsung di dalam platform.

Langkah Kepatuhan yang Sudah Dijalankan Roblox

Roblox tercatat telah menerapkan sejumlah langkah untuk mematuhi PP Tunas di Indonesia. Platform ini memakai teknologi face age estimation untuk memperkirakan usia pengguna, membatasi fitur komunikasi bagi pengguna anak, serta meluncurkan Roblox Kids dan Roblox Select.

Meski begitu, Meutya menilai langkah tersebut masih perlu diperkuat. Dua titik lemah yang disorot adalah akurasi verifikasi usia dan mekanisme pelindungan yang lebih ketat bagi pengguna di bawah 16 tahun.

"Kami memahami bahwa banyak anak-anak Indonesia menggemari Roblox. Karena itu, besar harapan kami bahwa Roblox juga menyayangi anak-anak kami, terutama dengan memastikan keamanan mereka," ujar Meutya dalam keterangannya, Selasa (22/9).

Safety by Design dan Pembatasan Interaksi

Meutya menekankan pentingnya prinsip safety-by-design, yaitu memastikan aspek keamanan dan perlindungan anak dibangun sejak tahap perancangan produk dan fitur. Dengan pendekatan ini, perlindungan tidak hanya dilakukan setelah terjadi pelanggaran atau munculnya risiko, tetapi menjadi bagian dari sistem dan pengalaman pengguna sejak awal.

Komdigi juga meminta Roblox memperkuat pembatasan interaksi antara anak dan orang dewasa yang tidak dikenal. Dua permintaan spesifik lainnya adalah mencegah perpindahan komunikasi ke luar platform dan menghentikan perilaku berisiko sejak dini.

Menurut Meutya, langkah-langkah itu penting mengingat tingginya penggunaan Roblox di kalangan anak-anak Indonesia.

Respons Roblox dan Sinyal Penyesuaian Produk

Merespons permintaan Komdigi, David Baszucki menyatakan pihaknya terbuka untuk menyesuaikan produk dengan regulasi serta kebutuhan negara tempat platform beroperasi. Ia mengaku menyadari tanggung jawab besar terhadap pengguna, khususnya anak-anak muda.

David menyebut sejumlah perubahan yang diminta Meutya dapat menjadi bagian dari arah pengembangan produk Roblox ke depan. Menurutnya, langkah ini berpotensi diterapkan di negara lain yang memiliki kebutuhan serupa.

"Kami terus berupaya menyesuaikan produk kami agar sesuai dengan regulasi di Indonesia," kata David.

Dorongan Kantor Perwakilan di Jakarta

Di luar aspek produk dan fitur, Meutya mendorong Roblox memperkuat kehadiran langsung di Indonesia. Bentuknya bisa berupa penempatan perwakilan senior atau pembukaan kantor di Jakarta.

Menurut Meutya, kehadiran platform di Indonesia dapat mempercepat komunikasi, koordinasi, serta interaksi antara Roblox dan pemerintah. Hal ini dinilai krusial dalam pelaksanaan kebijakan perlindungan anak.

Permintaan tersebut merupakan kelanjutan dari pernyataan Roblox sebelumnya bahwa perusahaan tengah mengevaluasi penempatan senior leader di Indonesia.

Pelaporan Rutin dan Penegakan Aturan

Komdigi meminta implementasi PP Tunas dapat dipantau melalui pelaporan yang rutin, terukur, dan transparan. Meutya menegaskan komitmen terhadap perlindungan anak perlu terlihat dalam perubahan dan hasil nyata di platform, bukan hanya melalui pengumuman kebijakan.

Pemerintah akan memastikan setiap platform yang beroperasi di Indonesia memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Platform global boleh beroperasi di mana saja. Namun, ketika hadir dan melayani masyarakat Indonesia, standar dan aturan Indonesia harus dipenuhi. Aturan Indonesia berlaku bagi semua platform yang beroperasi di Indonesia, tanpa terkecuali," tutup Meutya.

Bagi pelaku industri game dan platform digital, pertemuan ini menjadi sinyal bahwa kepatuhan terhadap PP Tunas akan diuji lewat implementasi teknis, bukan sekadar pernyataan komitmen. Roblox sendiri memiliki basis pengguna anak yang besar di Indonesia, sehingga setiap penyesuaian produk berpotensi berdampak langsung pada pengalaman bermain jutaan pengguna lokal.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks