INDRALAYA — Kebakaran gudang minyak di Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Api diduga bermula dari percikan mesin alkon yang menyambar bahan mudah terbakar, lalu merambat ke sebuah mobil tangki di lokasi.
Hingga berita ini ditulis, identitas para korban, lokasi perawatan, dan kondisi medis terkini belum dapat dipastikan. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang soal jumlah maupun kondisi korban.
Satu Korban Disebut Kritis, Dua Lainnya Luka Ringan
Informasi awal yang beredar menyebut satu korban mengalami luka bakar berat hingga berada dalam kondisi kritis. Dua korban lainnya dilaporkan mengalami luka bakar dengan kondisi yang disebut tidak separah korban pertama.
Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Dugaan soal percikan mesin alkon perlu dibuktikan melalui pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan aparat kepolisian.
Polres Ogan Ilir Diminta Telusuri Perizinan dan Standar Keselamatan
Menyusul peristiwa yang mengakibatkan tiga orang menjadi korban, Polres Ogan Ilir diminta segera melakukan penyelidikan menyeluruh. Aparat kepolisian juga diharapkan menelusuri status perizinan, legalitas usaha, standar keselamatan, serta prosedur penyimpanan dan penanganan bahan bakar di lokasi kejadian.
Jika hasil penyelidikan menemukan unsur pidana atau pelanggaran hukum, pemilik gudang maupun pihak lain yang terbukti bertanggung jawab diminta diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sorotan pada Aspek Keselamatan Penyimpanan Minyak
Peristiwa ini menimbulkan perhatian serius terhadap aspek keselamatan penyimpanan minyak serta legalitas operasional gudang. Pemeriksaan TKP dan penyelidikan lanjutan akan menentukan apakah ada kelalaian yang berujung pada kebakaran.