Pencarian

Polres Ogan Ilir Gerakkan Emak-Emak di Pulau Semambu Awasi Titik Api Karhutla Lewat Foto dan Koordinat

Senin, 28 September 2026 • 08:18:31 WIB
Polres Ogan Ilir Gerakkan Emak-Emak di Pulau Semambu Awasi Titik Api Karhutla Lewat Foto dan Koordinat
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti memaparkan program "Emak-Emak Peduli Karhutla" di Desa Pulau Semambu.

Kepolisian Resor Ogan Ilir meluncurkan gerakan "Emak-Emak Peduli Karhutla" di Desa Pulau Semambu, Sumatera Selatan, dengan memberdayakan kelompok perempuan sebagai sistem peringatan dini kebakaran lahan berbasis komunitas. Program bersemboyan "Emak Bergerak, Api Dicegah, Desa Terjaga" ini menyasar anggota PKK, kader Posyandu, pelaku UMKM, jamaah pengajian, hingga ibu rumah tangga di kawasan rawan karhutla. Para peserta dibekali metode pelaporan cepat tanpa harus turun memadamkan api.

OGAN ILIR — Kepolisian Resor Ogan Ilir menjalankan gerakan "Emak-Emak Peduli Karhutla" di Desa Pulau Semambu untuk memperkuat strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan berbasis partisipasi aktif masyarakat. Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti menyatakan program itu mengusung semboyan "Emak Bergerak, Api Dicegah, Desa Terjaga". Fokusnya pemberdayaan perempuan di tingkat perdesaan.

Inisiatif ini menyasar berbagai kelompok perempuan, mulai dari anggota PKK, kader Posyandu, pelaku UMKM, jamaah pengajian, hingga ibu rumah tangga yang bermukim di kawasan rawan karhutla. Kaum perempuan difungsikan sebagai sistem peringatan dini berbasis komunitas tanpa harus turun langsung memadamkan api.

Metode "Satu Foto, Satu Lokasi" untuk Deteksi Dini

Para ibu dibekali metode "Satu Foto, Satu Lokasi" untuk mendokumentasikan indikasi bahaya. Sasaran pantauannya meliputi kepulan asap, pembakaran sampah, atau pembersihan lahan dengan cara dibakar.

Foto beserta titik koordinatnya dioperkan kepada Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa untuk verifikasi cepat. Alur pelaporan itu memangkas waktu respons petugas di lapangan.

Pendekatan "Emak Tegur Emak" di Arisan dan Pengajian

Gerakan ini mengedepankan edukasi persuasif lewat pendekatan "Emak Tegur Emak" di forum arisan maupun pengajian. Sesama perempuan dianggap lebih efektif saling mengingatkan soal dampak buruk asap kebakaran bagi kesehatan anak-anak.

Program ini sekaligus mengampanyekan gerakan "1 Rumah 1 Pencegah Api". Setiap keluarga diajak berkomitmen untuk tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar, bijak mengelola sampah, serta tanggap melapor jika mendapati potensi titik api.

Harapan: Informasi Titik Panas Mengalir Lebih Cepat

Peluncuran gerakan tersebut diharapkan dapat mengubah mitigasi karhutla menjadi tanggung jawab kolektif yang tumbuh dari keluarga. Dengan begitu, arus informasi mengenai titik panas mengalir lebih cepat dan bencana kebakaran dapat ditekan secara maksimal.

Desa Pulau Semambu dipilih sebagai lokasi awal karena berada di kawasan rawan karhutla. Polres Ogan Ilir menyiapkan pendampingan berkelanjutan bagi kelompok perempuan yang terlibat agar alur pelaporan tetap berjalan.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks