PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan meresmikan Kafe Buruh Presisi, sebuah fasilitas yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia. Kafe ini berlokasi di Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang.
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Minggu (12/7), mengatakan fasilitas ini merupakan implementasi dari Desk Ketenagakerjaan Polri. Menurutnya, tempat ini menjadi rumah bersama yang harus dimanfaatkan agar situasi kamtibmas tetap kondusif.
Bukan Sekadar Ngopi, Ada Posko Pengaduan Pekerja
Kafe ini tidak hanya menyediakan area diskusi informal. Polda Sumsel juga menyiapkan Posko Industrial Ketenagakerjaan yang diisi personel dari fungsi Intelkam, Ditreskrimsus, serta Desk Ketenagakerjaan Polda Sumsel.
"Kafe Buruh Presisi kami hadirkan sebagai tempat silaturahmi, ruang dialog, sekaligus wadah mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan," ujar Brigjen Rony Samtana.
Posko tersebut berfungsi memberikan pendampingan hukum, menerima informasi dari buruh, memfasilitasi penyelesaian persoalan, serta memperkuat deteksi dini konflik ketenagakerjaan. Langkah ini diambil agar potensi sengketa antara pekerja dan pengusaha bisa diantisipasi sebelum meluas.
Polri Ajak Serikat Pekerja Jadi Mitra Strategis
Jenderal bintang satu itu menegaskan Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja, untuk menjadi mitra strategis.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja, untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas Sumatera Selatan," katanya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menambahkan, fasilitas ini merupakan bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kafe ini menjadi simbol kehadiran negara melalui Polri dalam mendengar, memfasilitasi, dan mencari solusi atas persoalan ketenagakerjaan.
"Kafe Buruh Presisi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi simbol kehadiran negara melalui Polri dalam mendengar, memfasilitasi, dan mencari solusi atas persoalan ketenagakerjaan," kata Nandang.
Target: Ciptakan Hubungan Industrial yang Sehat
Polda Sumsel berharap kehadiran fasilitas ini mampu menciptakan hubungan industrial yang sehat dan produktif. Tujuannya demi menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.
Langkah ini menjadi terobosan baru di tubuh Polri, di mana pendekatan keamanan tidak lagi dilakukan secara represif, melainkan melalui dialog dan silaturahmi dengan para buruh. Kafe ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam menangani dinamika ketenagakerjaan.