Proses penerimaan siswa baru di SMAN Hayza Nur Ilmi berlangsung dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sekolah menerima 54 siswa melalui jalur domisili, afirmasi, mutasi, serta prestasi akademik dan nonakademik. Sementara pada gelombang kedua melalui jalur tes akademik, sebanyak 37 siswa dinyatakan lolos.
“Total keseluruhan yang telah diterima sebanyak 91 siswa,” ujar Masagus. Ia menambahkan, karena kuota masih tersedia, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menerapkan mekanisme penyaluran bagi calon siswa yang belum berhasil pada gelombang sebelumnya.
Saat ini pihak sekolah telah mengusulkan data calon siswa kepada dinas. “Proses pendataan sudah dilakukan dan sekarang tinggal menunggu proses penyaluran dari Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Kelas Tahfiz dan Ekstrakurikuler Jadi Andalan Baru
Sebagai sekolah negeri yang masih relatif baru, SMAN Hayza Nur Ilmi gencar melakukan sosialisasi agar lebih dikenal masyarakat. Selain mengikuti kurikulum nasional, sekolah menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), tari, basket, dan futsal.
Ke depan, sekolah berencana memperkuat program keagamaan dengan membuka kelas tahfiz. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan berakhlak mulia.
Strategi Promosi: Libatkan Siswa SMP se-Palembang
Untuk semakin memperkenalkan diri, SMAN Hayza Nur Ilmi berencana menggelar berbagai kegiatan dan perlombaan yang melibatkan siswa SMP di Kota Palembang. Langkah ini diharapkan menjadi sarana promosi sekaligus memperlihatkan kualitas dan fasilitas yang dimiliki sekolah.
“Kami mengajak para orang tua untuk datang langsung melihat kondisi sekolah serta berbagai program yang kami siapkan. Harapan kami, ke depan SMAN Hayza Nur Ilmi dapat berkembang menjadi sekolah unggulan yang dikenal luas dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah negeri lainnya di Kota Palembang,” pungkas Masagus.