Sejak awal 2026, Dinas Pendidikan Sumatera Selatan mencatat ada lebih dari 12.000 mahasiswa baru dari keluarga prasejahtera yang mendaftar kuliah di 22 perguruan tinggi negeri dan swasta di provinsi ini. Dari jumlah itu, baru sekitar 30 persen yang mendapatkan bantuan biaya pendidikan. Padahal, peluang beasiswa di Sumatera Selatan cukup terbuka lebar, terutama dari sektor pertambangan dan perkebunan sawit yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Berikut tujuh program beasiswa yang bisa kamu incar tahun ini. Masing-masing punya kriteria berbeda, mulai dari yang mensyaratkan IPK minimal 3,0 hingga yang terbuka untuk semua jurusan.
1. Beasiswa Unggulan Sumsel Cerdas (Pemprov Sumsel)
Program ini dikelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Tahun ini, kuotanya dinaikkan menjadi 500 penerima, naik 100 kursi dari tahun sebelumnya.
Pendaftaran dibuka dua kali setahun: gelombang pertama selesai Maret lalu, gelombang kedua akan dibuka Agustus 2026. Besaran dana bantuan mencapai Rp 8 juta per semester untuk mahasiswa PTN dan Rp 6 juta untuk PTS. Syarat utamanya: berdomisili di Sumsel minimal 5 tahun terakhir dan memiliki KTP Palembang, OKU, Musi Banyuasin, atau daerah lain di provinsi ini.
2. Beasiswa PT Bukit Asam (Tbk) — Program Bina Lingkungan
PT Bukit Asam yang berkantor pusat di Tanjung Enim, Muara Enim, membuka beasiswa untuk warga yang tinggal di ring 1 perusahaan. Tahun 2026 ini, mereka mengalokasikan Rp 2,5 miliar untuk beasiswa S1 dan D3.
Pendaftaran berlangsung setiap Januari dan Juli. Calon penerima harus melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan. Nilai beasiswa per semester berkisar Rp 5-7 juta, tergantung jurusan. Paling banyak diminati: Teknik Pertambangan, Teknik Mesin, dan Akuntansi.
3. Beasiswa Sawit Berkelanjutan (BPDPKS)
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memiliki program khusus untuk anak petani sawit di Sumatera Selatan. Tahun ini, kuota untuk Sumsel mencapai 200 mahasiswa yang tersebar di Universitas Sriwijaya, Universitas Baturaja, dan Politeknik Negeri Sriwijaya.
Beasiswa ini full coverage: uang kuliah, biaya hidup Rp 1,5 juta per bulan, dan laptop di awal semester. Syaratnya: orang tua harus memiliki lahan sawit minimal 1 hektar, dan mahasiswa wajib mengambil jurusan yang relevan dengan industri sawit seperti Agribisnis atau Teknologi Pangan.
4. Beasiswa Yayasan Pendidikan Bina Sriwijaya
Yayasan yang mengelola Universitas Bina Sriwijaya di Palembang ini membuka beasiswa prestasi dan beasiswa ekonomi. Lokasi kampus utama di Jalan Srijaya Negara, Bukit Besar, Palembang. Pendaftaran tidak dipungut biaya.
Untuk beasiswa prestasi, IPK minimal 3,5 di rapor SMA/SMK. Sementara beasiswa ekonomi mensyaratkan penghasilan orang tua maksimal UMR Sumsel 2026, yaitu Rp 3,6 juta per bulan. Potongan biaya kuliah berkisar 25-75 persen dari total UKT.
5. Beasiswa Santri Berprestasi (Pemerintah Kota Palembang)
Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan 15 pondok pesantren di Palembang, termasuk Ponpes Al-Ittifaqiyah di Kecamatan Ilir Timur II dan Ponpes Raudhatul Ulum di Kertapati.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi santri yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri di Sumsel. Dana bantuan sebesar Rp 4 juta per semester, khusus untuk program studi keagamaan dan pendidikan. Pendaftaran dibuka setiap bulan Syawal setelah Idul Fitri.
6. Beasiswa Bank Sumsel Babel Syariah
Bank Sumsel Babel Syariah membuka program beasiswa untuk mahasiswa aktif semester 3 ke atas di Universitas Sriwijaya, UIN Raden Fatah, dan Politeknik Negeri Sriwijaya. Tahun ini, kuotanya sebanyak 50 mahasiswa.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi bank. Syaratnya: IPK minimal 3,0, aktif di organisasi kemahasiswaan, dan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain. Besaran beasiswa Rp 3 juta per semester, ditambah pembukaan rekening tabungan gratis.
7. Beasiswa Dinas Perkebunan Sumsel untuk Anak Petani Karet
Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan program beasiswa baru tahun ini untuk anak petani karet. Fokusnya pada jurusan Agroteknologi, Ilmu Tanah, dan Teknik Pertanian.
Setiap penerima mendapat bantuan Rp 5 juta per semester. Syarat utama: orang tua terdaftar sebagai petani karet di Dinas Perkebunan setempat. Pendaftaran dibuka setiap bulan September. Untuk tahun 2026, kuotanya sebanyak 100 mahasiswa dari 17 kabupaten/kota di Sumsel.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah beasiswa di Sumsel hanya untuk warga asli Palembang?
Tidak. Hampir semua program beasiswa membuka pendaftaran untuk warga seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan, seperti Musi Rawas, OKI, Banyuasin, dan Lahat. Beasiswa PT Bukit Asam misalnya, prioritas untuk warga Muara Enim dan sekitarnya.
2. Berapa IPK minimal untuk mendaftar beasiswa di Sumsel?
Bervariasi. Beasiswa Unggulan Sumsel Cerdas mensyaratkan IPK minimal 3,0. Sementara beasiswa Bank Sumsel Babel Syariah meminta IPK 3,0 juga. Beasiswa Yayasan Bina Sriwijaya lebih longgar: IPK 2,75 untuk jalur ekonomi.
3. Kapan pendaftaran beasiswa di Sumsel tahun 2026?
Mayoritas dibuka dua kali setahun: Januari-Februari untuk gelombang pertama dan Juli-Agustus untuk gelombang kedua. Beasiswa Dinas Perkebunan khusus dibuka September. Pantau terus website resmi masing-masing instansi.
4. Apakah beasiswa ini bisa diambil sambil kerja?
Beasiswa dari PT Bukit Asam dan Bank Sumsel Babel Syariah tidak melarang penerimanya bekerja paruh waktu. Namun, beasiswa dari Pemprov Sumsel dan BPDPKS mewajibkan fokus penuh pada perkuliahan. Cek syarat dan ketentuan masing-masing sebelum mendaftar.
5. Bagaimana cara daftar beasiswa di Sumsel tanpa keluar rumah?
Sebagian besar sudah menyediakan pendaftaran online. Beasiswa Unggulan Sumsel Cerdas melalui portal Dinas Pendidikan Sumsel. Beasiswa BPDPKS lewat website resmi mereka. Siapkan scan KTP, KK, rapor, dan surat keterangan tidak mampu dalam format PDF.
Tahun ini, persaingan beasiswa di Sumatera Selatan cukup ketat. Dari pengamatan di lapangan, pendaftar yang lolos biasanya sudah menyiapkan dokumen sejak tiga bulan sebelum pembukaan. Jangan menunggu hingga hari terakhir pendaftaran — server sering down karena lonjakan traffic.