PALEMBANG — Data BPS mengungkap komposisi penduduk Sumsel berdasarkan jenis kelamin. Jumlah laki-laki di provinsi ini lebih tinggi dibandingkan perempuan yang tercatat sebanyak 4.432.403 jiwa. Selisih 152.336 jiwa menandakan ketimpangan komposisi gender di Sumatera Selatan.
Kabupaten Banyuasin dan OKI Masuk Lima Besar
Setelah Palembang, Kabupaten Banyuasin menempati posisi kedua dengan 464.494 jiwa penduduk laki-laki. Disusul Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 422.985 jiwa.
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mencatat 350.071 jiwa, sementara Kabupaten Musi Banyuasin memiliki 341.404 jiwa. Kabupaten Muara Enim juga cukup tinggi dengan angka 333.480 jiwa.
Kabupaten Lahat dan Musi Rawas: Di Bawah 300 Ribu Jiwa
Di kelompok menengah, Kabupaten Lahat tercatat memiliki 235.206 jiwa penduduk laki-laki. Kabupaten Musi Rawas menyusul dengan 214.138 jiwa. Kedua wilayah ini masih berada di bawah angka 300 ribu jiwa.
Empat Daerah dengan Penduduk Laki-Laki Paling Sedikit
Kota Pagar Alam menjadi daerah dengan jumlah penduduk laki-laki paling sedikit di Sumsel, yakni hanya 77.584 jiwa. Angka ini menjadikan Pagar Alam sebagai satu-satunya kota dengan populasi pria di bawah 100 ribu jiwa.
Kabupaten Musi Rawas Utara menyusul dengan 103.430 jiwa, disusul Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebesar 106.322 jiwa. Wilayah dengan jumlah penduduk laki-laki terendah keempat adalah Kabupaten Empat Lawang yang tidak disebutkan dalam data utama.
Komposisi Penduduk Sumsel: Laki-Laki Mendominasi
Data BPS menunjukkan total penduduk laki-laki di Sumsel lebih banyak 152.336 jiwa dibandingkan perempuan. Kondisi ini berbeda dengan tren nasional yang kerap mencatat jumlah perempuan lebih banyak pada kelompok usia produktif.
Data ini merupakan hasil Sensus Penduduk 2020 yang menjadi acuan proyeksi kependudukan hingga 2026. BPS biasanya merilis data proyeksi setiap tahun untuk kebutuhan perencanaan pembangunan daerah.