LAHAT — Rapat koordinasi dan analisis kebutuhan puskesmas se-Kabupaten Lahat mengungkap masalah mendasar yang masih membelit fasilitas kesehatan tingkat kecamatan. Bupati Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih memimpin langsung forum pada Jumat (12/6/2026) di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat. Sejumlah kepala puskesmas melaporkan kendala, mulai dari alat kesehatan kurang memadai hingga ketiadaan air bersih dan toilet.
Air Bersih dan Toilet Jadi Temuan Kritis
Hasil evaluasi awal yang dibahas dalam rakor menunjukkan beberapa puskesmas masih bergulat dengan persoalan infrastruktur dasar. Ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi seperti toilet menjadi sorotan utama. Kondisi ini dinilai menghambat mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Bupati Bursah Zarnubi menegaskan rapat koordinasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum mendengar langsung kebutuhan dan kendala setiap puskesmas. “Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin mengetahui secara langsung kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi setiap puskesmas. Dengan demikian, langkah-langkah perbaikan dapat segera dilakukan sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujar Bursah.
Sinergi untuk Pelayanan Cepat dan Tepat
Wakil Bupati Widia Ningsih menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan jajaran puskesmas. Menurutnya, sinergi yang baik menjadi kunci menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas bagi warga Lahat.
Rakor ini dihadiri Sekda Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Lahat, dan seluruh kepala puskesmas. Mereka bersama-sama memetakan kekurangan yang ada sebagai dasar penyusunan program pembangunan sektor kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Pendataan Ulang Segera Dilakukan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Desima Rony Asi Simanjuntak, MKM, menyampaikan pihaknya berkomitmen melakukan pembenahan sistem dan peningkatan kualitas pelayanan. Ia mengapresiasi perhatian Bupati dan Wakil Bupati yang menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan.
“Ke depan kami akan segera melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap berbagai kekurangan yang masih ada di setiap puskesmas. Baik dari sisi sarana, prasarana, sistem maupun pelayanan, semuanya akan menjadi prioritas untuk diperbaiki demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lahat,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Lahat menargetkan hasil rakor segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan kebutuhan mendesak puskesmas, terutama ketersediaan air bersih dan sanitasi dasar. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh puskesmas mampu memberikan pelayanan optimal sesuai standar.