PALEMBANG — Wali Kota Palembang Ratu Dewa memerintahkan penambahan titik kamera pengintai (CCTV) di Jembatan Ampera setelah menemukan banyak besi pembatas trotoar hilang. Ia menduga material tersebut dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Saya mendapati langsung banyak besi pembatas trotoar di jembatan tersebut yang hilang diduga karena dicuri,” kata Ratu Dewa di Palembang, Kamis.
Sebelumnya, Jembatan Ampera hanya memiliki tiga unit CCTV yang terpasang di bagian tengah jembatan. Titik-titik itu dinilai tidak menjangkau area pangkal jembatan yang menjadi lokasi rawan pencurian.
Lima Titik CCTV untuk Amankan Pangkal Jembatan
Pemkot memutuskan menambah dua unit CCTV baru di bagian pangkal jembatan, masing-masing satu di sisi hulu dan satu di sisi hilir. Dengan penambahan ini, total kamera pengintai di ikon Kota Palembang itu menjadi lima titik.
“Terdapat tiga titik CCTV di bagian tengah Jembatan Ampera, saya sudah minta untuk ditambah di bagian pangkal jembatan baik bagian hulu maupun hilir, masing-masing satu titik jadi total lima titik,” jelas Ratu Dewa.
Perbaikan Besi Pembatas Dikebut Sebelum CFD
Selain memperkuat pengawasan, wali kota juga telah meminta Balai Jalan Nasional untuk segera memperbaiki besi pembatas yang rusak. Perbaikan ini menjadi prioritas karena dalam waktu dekat Pemkot akan meresmikan program Car Free Day (CFD) di atas Jembatan Ampera.
“Saya sudah minta untuk diperbaiki, demi kenyamanan wisatawan saat peresmian CFD Ampera pada Minggu, 14 Juni 2026,” ujarnya.
Pelaku Perusakan di Lokasi Lain Sudah Diamankan
Tidak hanya di Jembatan Ampera, aksi perusakan fasilitas umum juga terjadi di Jalan Wali Kota H Husni Palembang. Namun, menurut Ratu Dewa, pelaku di lokasi tersebut sudah diamankan dan kini ditangani oleh Polrestabes Palembang.
Ia berharap penindakan hukum itu dapat memberikan efek jera bagi para pelaku perusakan dan pencurian fasilitas umum di Kota Palembang. Wali kota juga mengajak seluruh warga untuk turut serta menjaga fasilitas umum milik kota.