SUMATERA SELATAN — Grup manajemen perhotelan Archipelago Hotels resmi meluncurkan kampanye liburan sekolah 'School's Out, Let's Go!' pada Sabtu (30/5). Program ini menyasar keluarga yang ingin berlibur tanpa membebani anggaran secara berlebihan di tengah tren kenaikan harga tiket transportasi dan akomodasi musiman.
Diskon Kamar dan Tiket Gratis untuk Tujuh Brand Hotel
Setiap pemesanan kamar di properti yang berpartisipasi mendapat potongan harga langsung 30 persen untuk semua tipe kamar. Bonus tambahan berupa satu tiket atraksi wisata gratis diberikan di hotel-hotel tertentu yang telah bekerja sama dengan pengelola objek wisata lokal.
Kampanye ini mencakup tujuh brand di bawah Archipelago Hotels yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, Yogyakarta, Lombok, Makassar, dan kota lainnya. Tamu dapat memilih pakin menginap mulai dari room only hingga room with breakfast sesuai kebutuhan.
Strategi Dorong Pariwisata Domestik di Tengah Lonjakan Permintaan
Chief Commercial Officer Archipelago Hotels, Chris Legaspi, mengatakan program ini dirancang untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus: memberikan pengalaman liburan keluarga yang terjangkau dan mendorong eksplorasi destinasi lokal.
"Melalui School's Out, Let's Go!, kami ingin menghadirkan pengalaman liburan keluarga berkualitas yang lebih mudah dijangkau selama musim libur sekolah," ujar Chris dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
Menurut Chris, penawaran kompetitif yang dipadukan dengan pengalaman lokal yang autentik diharapkan membuat lebih banyak keluarga memiliki kesempatan untuk menjelajah dan mempererat kebersamaan. Bonus tiket atraksi wisata juga dimaksudkan untuk memperkenalkan destinasi-destinasi yang sedang berkembang seperti Makassar dan Lombok kepada wisatawan domestik.
Fleksibilitas Pemesanan dan Periode Menginap
Wisatawan dapat memesan paket mulai 29 Mei hingga 30 Juni 2026. Sementara itu, periode menginap diberi kelonggaran hingga 31 Juli 2026, memberikan ruang bagi keluarga yang memiliki jadwal libur sekolah yang bervariasi di masing-masing daerah.
Kebijakan ini sekaligus menjadi strategi Archipelago Hotels untuk mengisi tingkat hunian kamar yang biasanya menurun di luar musim libur panjang. Dengan menjangkau segmen keluarga, grup ini berharap dapat menjaga okupansi tetap tinggi selama periode Juni-Juli.