SUMATERA SELATAN — Kepastian kelahiran kembali Pajero terbaru dikonfirmasi Mitsubishi melalui siaran pers resmi yang juga merilis gambar penggoda perdana. Teaser tersebut baru memperlihatkan sebagian fasad depan dengan lampu utama LED yang mengadopsi bahasa desain modern mirip Xforce dan Destinator. Namun secara keseluruhan, bayangan awal menunjukkan proporsi bodi jauh lebih bongsor ketimbang Pajero Sport.
Setia pada Ladder Frame Demi DNA Dakar
Di tengah tren industri yang beralih ke sasis monokok demi kenyamanan aspal, Mitsubishi memilih jalan berbeda. All-New Pajero dikonfirmasi mempertahankan konstruksi body-on-frame atau sasis tangga yang sama dengan Triton dan Pajero Sport. Keputusan ini diambil untuk menjaga durabilitas struktur, kekuatan menahan beban berat, serta keandalan manuver off-road ekstrem yang menjadi identitas Pajero sejak era reli Dakar.
Platform sasis tangga baru ini memicu spekulasi soal rombakan dimensi signifikan. Kabin diproyeksikan lebih lapang dengan material interior lebih mewah serta teknologi sistem penggerak 4WD pintar terkini. Sektor performa diperkirakan mengadopsi mesin diesel 2.4-liter twin-turbo berkode 4N16 milik All-New Triton. Jika prediksi ini akurat, lompatan kelas dari Pajero Sport cukup terasa.
Pajero Sport Digantikan di Australia, Nasib Global Masih Abu-abu
Laporan media otomotif internasional menyebutkan, di pasar Australia All-New Pajero diplot sebagai suksesor langsung Pajero Sport. Langkah taktis ini dinilai rasional mengingat konsumen Australia sangat menggemari SUV kekar berkapasitas muat lapang dengan kemampuan menderek (towing) kuat. Segmen ini selama ini dikuasai ketat oleh rival-rival abadi di kelas SUV sasis tangga.
Meski begitu, Mitsubishi belum memberikan kepastian apakah Pajero Sport bakal dihapus total dari pasar global. Keputusan final kemungkinan baru akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran resmi All-New Pajero.
13 Model Baru Hingga 2032, Lima di Antaranya EV Murni
Peluncuran SUV flagship ini menjadi bagian dari peta jalan bisnis jangka panjang Mitsubishi. Perusahaan berkomitmen meluncurkan total 13 model kendaraan baru secara bertahap hingga 2032. Komposisinya seimbang: lima model dibekali teknologi hybrid dan lima model lainnya digerakkan motor listrik murni (EV).
Cakupan segmen produk baru meluas dari kendaraan niaga, mobil mungil kei car Jepang, minivan, SUV tangguh, hingga pikap kabin ganda. Strategi investasi besar ini tidak menunjukkan indikasi pengembangan model lain di luar daftar tersebut.