Pencarian

Pemkab OKU Kurban 12 Ekor Sapi untuk Idul Adha, Daging Disalurkan ke Rumah Warga Miskin hingga Pelosok Desa

Kamis, 28 Mei 2026 • 13:25:01 WIB
Pemkab OKU Kurban 12 Ekor Sapi untuk Idul Adha, Daging Disalurkan ke Rumah Warga Miskin hingga Pelosok Desa
Bupati OKU Teddy Meilwansyah memimpin penyerahan simbolis 12 ekor sapi kurban untuk Idul Adha.

BATURAJA — Bupati OKU Teddy Meilwansyah memimpin langsung penyerahan simbolis hewan kurban di Masjid Kecamatan Muara Jaya, Rabu. Belasan ekor sapi itu disebar hingga ke pelosok desa dengan melibatkan perangkat desa, pengurus masjid, dan panitia setempat.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Daging Kurban?

Pemkab OKU menargetkan tiga kelompok prioritas dalam pembagian ini. Pertama, kaum dhuafa atau warga dengan ekonomi lemah. Kedua, anak-anak yatim piatu. Ketiga, keluarga kurang mampu yang tersebar di seluruh kecamatan.

"Setiap kecamatan mendapat satu ekor sapi," kata Teddy di Baturaja. Penyaluran dilakukan secara langsung ke rumah-rumah penerima agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerumunan.

Proses Pemotongan Dijamin Higienis dan Sesuai Syariat

Bupati Teddy menekankan bahwa pemotongan, pengolahan, hingga pembagian daging harus mematuhi standar kebersihan dan kesehatan pangan. Prosesnya juga tetap mengikuti syariat Islam.

Hal ini penting mengingat daging kurban akan dikonsumsi langsung oleh warga. Pemkab OKU melibatkan panitia setempat untuk mengawasi setiap tahapan, mulai dari penyembelihan hingga distribusi.

Mengapa Daging Kurban Langsung Diantar ke Rumah?

Pemerintah daerah sengaja mengubah pola pembagian yang biasanya dilakukan di masjid atau lapangan. Dengan sistem antar jemput, warga yang sakit, lansia, atau tidak memiliki akses transportasi tetap bisa menerima jatahnya.

"Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal, terutama yang tinggal di pelosok desa," ujar Teddy. Perangkat desa dan pengurus masjid bertugas mendata penerima manfaat secara akurat.

Sinergi Pemerintah, BUMN, dan Masyarakat

Seluruh sapi kurban tahun ini berasal dari BUMN dan BUMD yang beroperasi di Kabupaten OKU. Bupati berharap tradisi ini terus berlanjut sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan tali persaudaraan antarwarga.

"Momentum Idul Adha bukan sekadar ibadah menyembelih hewan, melainkan wujud ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama," tegasnya. Pemkab OKU menargetkan jumlah hewan kurban bisa bertambah pada tahun-tahun mendatang seiring meningkatnya partisipasi dunia usaha.

Apa Langkah Pemkab OKU Selanjutnya untuk Kurban?

Pemerintah daerah akan mengevaluasi proses distribusi tahun ini untuk perbaikan di masa depan. Koordinasi dengan perangkat desa dan masjid akan diperkuat agar data penerima manfaat semakin akurat.

Bupati juga mendorong agar semangat berkurban tidak hanya berhenti pada Idul Adha, tetapi menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat OKU.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks