PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memastikan 579 ekor hewan kurban telah tersalurkan ke masyarakat di berbagai pelosok daerah selama momen Idul Adha. Hewan kurban itu didistribusikan ke titik-titik yang tersebar di 17 wilayah polres jajaran, mulai dari kawasan perkotaan hingga kampung-kampung terpencil yang sulit dijangkau.
579 Ekor Sapi dan Kambing untuk 17 Polres
Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi menyebut total hewan kurban yang disalurkan mencapai 579 ekor. Rinciannya, sebanyak 421 ekor sapi dan 158 ekor kambing dibagikan secara simbolis dari Mapolda Sumsel, kemudian diteruskan ke masing-masing polres.
“Hewan kurban ini kami salurkan ke 17 polres jajaran. Kami sengaja memprioritaskan daerah-daerah pelosok agar warga di sana juga bisa merasakan daging kurban,” ujar Irjen Andi Rian dalam keterangannya, Senin.
Mengapa Warga di Pelosok Jadi Prioritas?
Polda Sumsel menyadari bahwa distribusi hewan kurban kerap terpusat di kota-kota besar. Akibatnya, warga di kampung-kampung terpencil kerap kesulitan mendapatkan daging kurban saat Idul Adha. Program ini menjadi upaya untuk menjembatani kesenjangan tersebut.
“Banyak warga di pelosok yang belum tersentuh. Ini bentuk kepedulian kami agar mereka juga merasakan kebahagiaan hari raya,” tambah Kapolda.
Apa Saja Hewan Kurban yang Disalurkan?
Dari total 579 ekor, mayoritas hewan kurban adalah sapi dengan jumlah 421 ekor. Sisanya, 158 ekor kambing, juga dibagikan ke sejumlah polres yang memiliki permintaan lebih banyak untuk hewan kecil. Proses pemotongan dilakukan secara serentak di hari raya dan hari tasyrik.
Polda Sumsel menggandeng tokoh masyarakat dan pengurus masjid setempat untuk memastikan daging kurban sampai ke tangan warga yang berhak, terutama keluarga prasejahtera dan anak yatim.
Bagaimana Mekanisme Pendistribusiannya?
Setiap polres di 17 wilayah jajaran Polda Sumsel mendapat jatah hewan kurban sesuai kebutuhan dan kondisi geografis masing-masing. Polres di daerah dengan akses sulit mendapat prioritas pengiriman lebih awal agar daging tetap segar saat diterima warga.
“Kami koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas di desa-desa. Mereka yang tahu persis mana warga yang paling membutuhkan,” jelas Irjen Andi Rian.
Apakah Program Ini Akan Berlanjut Setiap Tahun?
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin setiap Idul Adha. Polda Sumsel berencana menambah jumlah hewan kurban di tahun mendatang jika anggaran dan donasi dari internal kepolisian meningkat.
“Kami berharap makin banyak pihak yang ikut serta. Ini bukan sekadar seremonial, tapi wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat,” tutupnya.