Pencarian

Pria di Palembang Tewas Tenggelam saat Cuci Usus Sapi Kurban di Anak Sungai Musi, Arus Deras Tak Terduga

Kamis, 28 Mei 2026 • 13:20:09 WIB
Pria di Palembang Tewas Tenggelam saat Cuci Usus Sapi Kurban di Anak Sungai Musi, Arus Deras Tak Terduga
Seorang pria di Palembang meninggal dunia akibat tenggelam saat membersihkan usus sapi kurban di anak Sungai Musi.

PALEMBANG — Seorang warga Jalan Panca Usaha, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, meregang nyawa setelah tenggelam saat membersihkan usus sapi kurban di anak Sungai Musi. Korban, Juli Hermanto (40), diduga kuat tidak menyangka bahwa aliran sungai di bawah Jembatan Ratu ternyata cukup deras dan dalam.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (27/5/2026). Saat itu, Juli baru saja selesai mengikuti pemotongan hewan kurban di rumah kerabatnya. Bersama rekannya, Gunawan (30), ia menuju anak sungai dengan menumpang becak milik Mail sambil membawa karung berisi usus sapi.

Kronologi: Mengira Sungai Dangkal, Ternyata Arus Deras

Berdasarkan keterangan Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Aditian Ammar, korban berjalan ke bagian tengah sungai karena mengira aliran airnya dangkal. Namun, dugaan itu keliru. Arus sungai ternyata cukup deras dan langsung menyeret tubuh Juli hingga tenggelam.

"Teman korban, bernama Gunawan, tidak sempat untuk menolong korban karena korban sudah menghilang," kata Ipda Aditian Ammar, Kamis (28/5/2026).

Gunawan yang panik segera meminta pertolongan warga sekitar. Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 12.40 WIB, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari titik ia tenggelam, namun dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Korban Dievakuasi ke RSUD Bari, Nyawa Tak Tertolong

Tim evakuasi segera membawa Juli Hermanto ke RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, nyawa korban sudah tidak tertolong. "Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke RSUD Bari, namun sayangnya nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," ujar Ipda Aditian Ammar.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat musim hujan yang membuat debit air meningkat dan arus menjadi tidak terduga.

Mengapa Korban Tenggelam?

"Diduga korban tidak bisa berenang sehingga terbawa arus sungai," jelas Ipda Aditian Ammar. Faktor ketidakmampuan berenang dan kondisi sungai yang ternyata lebih dalam dari perkiraan menjadi penyebab utama kecelakaan maut ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau kerap beraktivitas di sekitar aliran air. Anak Sungai Musi yang tampak tenang bisa menyembunyikan arus deras dan lubang dalam yang berbahaya, terutama di musim pancaroba seperti saat ini.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks