PALEMBANG — Momentum pergantian kepengurusan di cabang olahraga squash Sumatera Selatan langsung dimanfaatkan untuk bergerak cepat. Usai dilantik di Venue Squash Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat pekan lalu, pengurus baru langsung menggelar Kejurprov Piala Gubernur yang diikuti puluhan atlet dari berbagai daerah.
Ketua Umum Squash Indonesia Sumatera Selatan, Geri Raditya Suparudin, mengatakan kompetisi ini bukan sekadar seremonial. Hasil dari kejuaraan provinsi tersebut akan menjadi bahan seleksi utama untuk menentukan atlet yang akan dikirim ke Kejurnas pada Juli 2026.
“Hasil dari kejurprov ini nanti akan menjadi bahan seleksi menuju Kejurnas bulan Juli,” kata Geri dalam keterangannya, Jumat.
Target Pembinaan Jangka Panjang Lewat SONS
Selain fokus pada agenda kompetisi jangka pendek, pengurus baru juga menyiapkan program pembinaan atlet yang lebih terstruktur. Salah satu prioritas utama adalah mendorong atlet-atlet squash Sumsel untuk masuk ke Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS).
Menurut Geri, keberadaan atlet di lingkungan sekolah olahraga akan memberikan keuntungan dalam hal pembinaan. Mereka akan mendapatkan program latihan rutin, fasilitas penginapan, serta pendampingan yang berkelanjutan dibandingkan jika berlatih secara mandiri.
“Kami ingin atlet squash bisa masuk ke SONS agar pembinaannya lebih maksimal dan mereka punya peluang bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Kepengurusan Baru, Harapan Baru untuk Prestasi
Pelantikan ini menandai dimulainya periode baru bagi kepengurusan Squash Indonesia Sumatera Selatan yang berjumlah sekitar 35 orang. Geri menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus berkomitmen untuk membangun kembali prestasi olahraga squash di daerah.
“Ini pengurus baru, tentu harapan baru juga. Kami ingin cabang olahraga squash ke depan bisa memberikan prestasi untuk Sumatera Selatan,” kata Geri.
Dengan adanya agenda Kejurprov yang langsung berjalan setelah pelantikan, Squash Sumsel berharap dapat segera mengidentifikasi atlet-atlet potensial. Targetnya, mereka tidak hanya mampu bersaing di level nasional pada Kejurnas Juli mendatang, tetapi juga membawa nama Sumatera Selatan di berbagai kejuaraan selanjutnya.
Apa Saja Program Prioritas Squash Sumsel ke Depan?
Selain seleksi atlet dan pembinaan di SONS, pengurus baru juga akan fokus pada penguatan struktur organisasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Langkah ini diambil agar pembinaan squash bisa berjalan berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada momen kompetisi tahunan.