OGAN ILIR — Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung proyek Sekolah Rakyat yang tengah dibangun di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Hingga 18 Mei 2026, pengerjaan fisik telah menyentuh angka 73,33 persen dan kini berfokus pada tahap arsitektur, instalasi mekanikal elektrikal plumbing (MEP), serta penataan kawasan.
Proyek ini bukan sekadar pembangunan gedung kelas. Sekolah Rakyat dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu yang mencakup asrama, rumah ibadah, ruang belajar, hingga sarana olahraga dan ruang terbuka hijau. Seluruh pekerjaan pondasi dan struktur bangunan inti telah dinyatakan rampung.
Target Rampung Sebelum Pertengahan Juni 2026
Kementerian PU menargetkan penyelesaian struktur dan pemasangan rangka atap pada akhir Mei 2026. Setelah itu, pekerjaan berlanjut ke tahap fasad, interior bangunan, instalasi MEP, dan penataan kawasan yang ditargetkan tuntas pada pertengahan Juni 2026.
Untuk menjaga ritme percepatan, tim teknis di lapangan menerapkan sejumlah strategi. Metode pelaksanaan dioptimalkan dengan penggunaan metal deck dan wiremesh pada struktur plat lantai. Selain itu, penambahan peralatan berat dan penguatan suplai beton dari batching plant di sekitar lokasi proyek juga dilakukan.
Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Unggul
Menteri Dody menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul, bukan sekadar proyek fisik. “Kami ingin memastikan anak-anak Indonesia dapat belajar di fasilitas yang aman, nyaman, dan modern,” ujar Menteri Dody dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).
Pemerintah pusat dan daerah berkolaborasi erat dalam proyek ini. Sinergi antara Kementerian PU, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci utama agar fasilitas pendidikan ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat Ogan Ilir dan sekitarnya.
Rantai Pasok Material Dikawal Ketat
Kementerian PU memastikan tidak ada hambatan berarti dalam rantai pasok material maupun peralatan konstruksi. “Seluruh tahapan terus kami kawal agar target waktu dapat terpenuhi,” tambah Dody.
Progres pembangunan sarana olahraga dan ruang terbuka di area kawasan juga menunjukkan perkembangan positif. Beberapa titik sudah berada pada tahap penyelesaian akhir, sementara lainnya berjalan sesuai jadwal konstruksi yang telah ditetapkan. Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi model pemerataan akses pendidikan berkualitas di Sumatera Selatan.