LUBUKLINGGAU — Klenteng Wie Teng Bio di Jalan Riau, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, menjadi lokasi kerja bakti massal yang melibatkan aparat kepolisian dan masyarakat setempat. Mereka membersihkan halaman, lingkungan sekitar, hingga bagian dalam tempat ibadah umat Khonghucu itu sejak pagi hari.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Lubuklinggau IPTU Indrayatno mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan agama.
“Kami ingin menjaga nilai toleransi dan memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Aksi Gotong Royong yang Mendapat Apresiasi Warga
Pengurus klenteng dan warga sekitar menyambut positif kehadiran personel kepolisian. Mereka menilai aksi ini mempererat semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Lubuklinggau.
Bakti religi di klenteng ini bukan sekadar kerja bakti fisik. Kegiatan itu juga menjadi simbol bahwa Polri hadir untuk semua kelompok, termasuk komunitas agama minoritas di Sumatera Selatan.
Implementasi Polri Presisi dengan Pendekatan Humanis
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa bakti religi merupakan bagian dari program Polri Presisi. Pendekatan yang digunakan bersifat humanis dan preemtif, bukan represif.
“Polri hadir untuk seluruh masyarakat dan seluruh keberagaman yang ada di Indonesia,” tegas Nandang dalam keterangannya.
Kegiatan serupa direncanakan berlangsung di sejumlah tempat ibadah lain di wilayah hukum Polda Sumsel hingga puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 mendatang.