LAHAT — Pengerjaan rehabilitasi bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat kini memasuki tahap akhir. Para personel TNI bersama warga setempat mulai melakukan pengecatan dinding untuk mempercantik fasilitas pendidikan tersebut agar lebih nyaman dipandang.
Pengecatan dilakukan secara menyeluruh pada bagian interior maupun eksterior bangunan. Pemilihan warna-warna cerah menjadi prioritas utama agar suasana belajar bagi siswa menjadi lebih hidup dan membangkitkan keceriaan anak-anak di sekolah.
Warna Cerah untuk Semangat Belajar Siswa
Proses finishing ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam proyek fisik TMMD di wilayah Kabupaten Lahat. Anggota Satgas dan masyarakat terlihat bahu-membahu menyapukan cat, memastikan setiap sudut ruangan tampak rapi sebelum gedung diserahkan kembali sepenuhnya kepada pihak sekolah.
Penggunaan warna yang lebih segar diharapkan mampu memberikan energi positif bagi para guru dan murid. Fasilitas yang sebelumnya membutuhkan perbaikan, kini perlahan berubah menjadi sarana edukasi yang jauh lebih layak dan representatif bagi warga desa.
Komitmen TNI Tingkatkan Kualitas Pendidikan Desa
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto menyatakan bahwa rehab TK ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap generasi muda. Menurutnya, sarana belajar yang memadai adalah kunci dalam mendukung proses pendidikan di area pedesaan.
“Pekerjaan rehab TK saat ini sudah memasuki tahap mempercantik dinding dengan cat agar bangunan terlihat lebih menarik dan memberikan semangat baru bagi anak-anak saat belajar,” ujar Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto.
Ia menekankan bahwa program TMMD tidak hanya mengejar target pembangunan fisik infrastruktur semata. Sasaran utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara luas, termasuk akses terhadap fasilitas pendidikan yang lebih baik dan nyaman digunakan.
Warga setempat merespons positif perubahan signifikan gedung sekolah di desa mereka. Dengan pengerjaan yang terus dikebut, bangunan TK tersebut diharapkan dapat segera rampung sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan belajar mengajar rutin.