LAHAT — Kegiatan dimulai dengan apel bersama di Mapolsek Mulak Ulu sebelum personel gabungan bergerak ke titik-titik rawan. Camat Mulak Ulu Marles Yuniardi, Danramil 405-09/Kota Agung Kapten Czi Herry, dan Kapolsek Mulak Ulu IPTU Nurkhosim memimpin langsung pelaksanaan patroli.
Selain kepala desa se-Kecamatan Mulak Ulu, kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek Mulak Ulu, Babinsa Koramil Kota Agung, staf Kantor Camat Mulak Ulu, serta perangkat desa. Sinergitas lintas sektoral itu jadi kunci kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.
Lahan Kosong hingga Perkebunan Jadi Sasaran Pemantauan
Personel gabungan memantau sejumlah lokasi yang dinilai rawan terbakar, mulai dari lahan kosong, semak belukar, hingga kawasan perkebunan. Pemantauan tidak hanya dilakukan dari jalan utama, tetapi juga menyusuri area yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten lain.
Rute patroli membentang dari perbatasan Kecamatan Mulak Ulu dengan Kecamatan Kota Agung sampai perbatasan Kabupaten Lahat dengan Kabupaten Muara Enim. Titik-titik itu dipilih untuk deteksi dini agar api tidak menyebar ke area yang lebih luas.
Imbauan ke Warga: Jangan Bakar Lahan, Laporkan Titik Api
Di sepanjang patroli, petugas memberi imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Warga diajak menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian selama cuaca panas dan musim kemarau.
Petugas juga meminta warga segera melapor ke pihak terkait jika menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan meluas ke area lain.
"Melalui kegiatan ini, kami terus meningkatkan sinergitas lintas sektoral serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla," kata Kapolsek Mulak Ulu IPTU Nurkhosim.
Ia menambahkan bahwa pencegahan sejak dini sangat penting, terutama dalam menghadapi musim kemarau dan kondisi cuaca panas.
Patroli Berakhir Pukul 12.00 WIB, Wilayah Terpantau Kondusif
Kegiatan patroli dan mitigasi selesai sekitar pukul 12.00 WIB. Selama berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Mulak Ulu terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Dari kegiatan tersebut, kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan Karhutla diharapkan meningkat. Potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah perbatasan Lahat-Muara Enim bisa diminimalisir sejak dini.