SUMATERA SELATAN — Keputusan ini menyusul kinerja Norman yang dinilai berhasil membangkitkan kembali ajang IndoEBTKE Conex 2026 hanya dalam dua bulan. Ajang tersebut kini tidak lagi sekadar pameran, tetapi juga forum strategis untuk mendorong perbaikan regulasi di sektor energi baru, terbarukan, dan konservasi energi (EBTKE).
Dorongan dari Dewan Pengawas
Dewan Pengawas METI, Riki F Ibrahim, menyatakan keberhasilan itu layak diapresiasi dan menjadi dasar bagi organisasi untuk mempercepat Munaslub. Menurut dia, legitimasi kepemimpinan penting agar roda organisasi berjalan tanpa hambatan.
"Keberhasilan ini patut kita hargai. Oleh karena itu, mari kita dukung penuh pelaksanaan Munaslub 2026 untuk melegitimasi posisi Pjs Ketua Umum menjadi Ketua Umum definitif, demi kelancaran roda organisasi ke depan," kata Riki, Senin (14/9).
Perbaikan Tata Kelola Keuangan
Selain soal kepemimpinan, Munaslub 2026 menjadi titik balik perbaikan tata kelola keuangan METI. Pengurus Harian bersama Dewan Pengawas sepakat menghentikan praktik pembiayaan operasional panitia dengan skema yang selama ini menyerupai Sisa Hasil Usaha (SHU) layaknya koperasi.
Sebagai organisasi profesi nirlaba, langkah tersebut disebut sebagai bentuk integritas dan etika organisasi. Riki menegaskan kebijakan tata kelola baru ini akan dibakukan secara transparan ke dalam Anggaran Rumah Tangga dan SOP organisasi.
"Kebijakan tata kelola yang baru ini selanjutnya akan kita bakukan secara transparan ke dalam ART dan SOP organisasi," tegas Riki.
Penataan Wewenang Pengurus
METI juga meluruskan peran Dewan Pengurus Harian sebagai jantung eksekutif organisasi. Struktur utamanya terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara.
Agar tidak terjadi tumpang tindih, perbaikan definisi dan batasan wewenang masing-masing jabatan akan dirumuskan dan disahkan pada agenda Munaslub 2027. Dua tahap Munaslub ini diproyeksikan membawa METI menjadi organisasi profesi yang lebih profesional, transparan, dan berdampak.
METI yang lahir dari paguyuban kini tumbuh menjadi rumah besar bagi para ahli energi terbarukan dan lingkungan. Dengan semangat polemik yang produktif dan persatuan, organisasi ini menegaskan diri sebagai lembaga yang tangguh, adaptif terhadap perubahan zaman, dan siap mendukung penyempurnaan kepemimpinan bangsa di sektor energi.