SUMATERA SELATAN — Gempa berkekuatan besar yang berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo itu merusak sejumlah bangunan, mengganggu jaringan listrik dan telekomunikasi, serta memaksa warga mengungsi ke tempat lebih aman. Bank Mandiri merespons dengan memprioritaskan enam kabupaten yang paling parah terdampak: Manggarai Barat (Labuan Bajo), Sikka (Maumere), Manggarai (Ruteng), Ende, Ngada (Bajawa), dan Flores Timur (Larantuka).
Bantuan yang disalurkan menyasar kebutuhan mendesak. Selain tenda, matras, dan selimut, perusahaan pelat merah ini juga mengirim beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, dan gula.
Regional CEO Region XI Bank Mandiri, Alexander Jonathan Patty, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat NTT. "Kami turut berduka dan prihatin atas apa yang dialami masyarakat. Melalui Mandiri Peduli, kami bersama relawan Bank Mandiri terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD agar distribusi bantuan dapat berlangsung cepat dan aman, sejalan dengan semangat gotong royong Mandiri untuk Negeri," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (17/8/2026).
Relawan Terjun Langsung ke Posko Pengungsian
Bank Mandiri tidak hanya mengirim logistik dari jauh. Relawan perusahaan diterjunkan untuk membantu operasional posko pengungsian dan memastikan kebutuhan petugas tanggap darurat di lapangan terpenuhi. Pendekatan ini dipilih agar bantuan benar-benar tiba di tangan warga yang membutuhkan, bukan sekadar menumpuk di gudang.
Di sisi internal, manajemen terus memantau kondisi pegawai dan operasional cabang di wilayah terdampak. Layanan perbankan bagi nasabah diupayakan tetap berjalan normal di tengah masa pemulihan.
Sinergi Lintas BUMN di Bawah Koordinasi Danantara
Penanganan bencana ini tidak dilakukan sendiri. Bank Mandiri berkolaborasi dengan berbagai BUMN lain di bawah koordinasi Danantara untuk mempercepat respons dan pemulihan pascabencana secara terintegrasi. Alexander menyebut kolaborasi ini memungkinkan optimalisasi sumber daya antar-BUMN di lapangan, mulai dari penyaluran bantuan hingga dukungan pemulihan infrastruktur vital.
Sinergi ini sekaligus mempertegas peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan pemulihan ekonomi daerah pascabencana. Rangkaian aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang secara berkelanjutan diakselerasi di wilayah rawan bencana.
Alexander menegaskan Mandiri Peduli akan terus berjalan seiring pemantauan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. "Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, dan kami akan terus mendampingi hingga kondisi berangsur pulih," pungkasnya.