SUMATERA SELATAN — Amazon mengubah strategi layanan cloud gaming-nya. Setelah sebelumnya memangkas fitur yang memungkinkan pemain membawa game milik sendiri ke platform, perusahaan kini mengintegrasikan Luna langsung ke dalam aplikasi Prime Video. Pelanggan Prime di Amerika Serikat dan Inggris yang menggunakan perangkat Fire TV sudah bisa mengaksesnya mulai hari ini.
Fitur yang Dipangkas dan yang Tersisa
Awal tahun ini, Amazon secara tegas memangkas beberapa fitur yang membedakan Luna dari layanan game streaming lain. Kemampuan untuk membawa game sendiri dan menghubungkan layanan lain seperti Ubisoft+ atau EA dihilangkan.
Amazon menyebut Luna dibangun untuk pemain yang tidak memiliki akses ke PC gaming atau konsol. Dengan integrasi baru ini, aplikasi Prime Video bisa menjadi akses tersebut. Judul seperti Masters of the Universe: Legends Unite dan Indiana Jones and the Great Circle sudah tersedia.
Cara Akses dan Perangkat yang Didukung
Cara menggunakannya cukup mudah: buka tab “Games” di aplikasi Prime Video, lalu hubungkan kontroler atau ponsel. Pengaturan minimal, pengalaman bisa single atau multiplayer.
Saat ini, akses baru tersedia untuk pengguna Fire TV di Amerika Serikat dan Inggris. Amazon belum menyebutkan apakah akan merambah ke Google TV atau sistem operasi milik Samsung. Untuk sekarang, ini masih solusi first-party, mirip Samsung Gaming Hub. Google sendiri sudah tidak punya integrasi serupa sejak Stadia ditutup pada 2023.
Langganan Premium Masih Ada
Jeff Gattis, kepala gaming Amazon, mengatakan dalam wawancara dengan Variety bahwa langganan Premium Luna seharga USD 9,99 per bulan (sekitar Rp 165 ribu) tetap tersedia. Namun, paket yang ditawarkan hanya bisa diakses di aplikasi Luna yang sudah ada.
Integrasi dengan aplikasi Prime Video ini bertindak sebagai pintu gerbang bagi pelanggan video Amazon. Jeff menambahkan bahwa Amazon masih berencana mengembangkan pengalaman Luna Premium, dengan gagasan bahwa pengguna akan mencicipi game streaming lewat integrasi Prime Video terlebih dahulu.
Bagi pengguna di Indonesia, layanan ini belum tersedia secara resmi. Namun, langkah Amazon ini menunjukkan arah baru cloud gaming yang lebih terintegrasi dengan ekosistem video, bukan lagi platform mandiri yang menjanjikan fleksibilitas penuh.