PALEMBANG — Ribuan warga Palembang dan sekitarnya memadati area Stasiun TVRI Sumsel di Jalan POM IX Kampus Palembang pada Senin dini hari untuk menyaksikan laga final Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina itu disiarkan langsung di tiga titik berbeda: aula kreatif, lapangan parkir, dan lapangan rumput samping gedung.
Lonjakan Penonton, TVRI Siapkan Tiga Zona Nobar
Koordinator Nobar Piala Dunia TVRI Sumsel, M Ridhwan Rivai, mengatakan pihaknya mengantisipasi lonjakan peserta dengan menyiapkan area indoor dan outdoor. "Kami tidak hanya menggunakan aula, tetapi juga halaman kantor," ujarnya.
Untuk mengakomodasi penonton yang membludak, TVRI menyediakan layar LED, proyektor, dan televisi ukuran besar yang ditempatkan di beberapa sudut. Belasan pelaku UMKM juga turut memeriahkan acara dengan menyediakan aneka jajanan.
Bukan Hanya di TVRI, Nobar Juga Digelar di Dua Lokasi Lain
Selain di Stasiun TVRI, Pemerintah Kota Palembang menggelar nobar di kawasan Kambang Iwak, sementara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyediakan tempat di Griya Agung. Ketiga lokasi itu menjadi pilihan utama warga yang ingin menikmati pertandingan secara bersama-sama.
Menurut Ridhwan, lonjakan penonton membuktikan bahwa warga Palembang dan daerah Sumsel lainnya sangat menantikan tempat nobar resmi yang menawarkan kenyamanan, keamanan, dan fasilitas pendukung.
TVRI Fasilitasi 147 Titik Nobar di 17 Kabupaten/Kota
Sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026 di Indonesia, TVRI Sumsel bersama mitra memfasilitasi 147 titik nonton bareng yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Melalui acara nobar tersebut, TVRI berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat melalui olahraga yang digemari semua kalangan. "Ini bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat," kata Ridhwan.