SUMATERA SELATAN — Bocoran gambar terbaru dari leaker ternama Evan Blas melalui buletin "Leakmail"-nya secara eksplisit menunjukkan Galaxy Watch 9—bukan model Ultra 2—dengan label "Powered by Snapdragon Wear Elite." Konfirmasi visual ini sekaligus mengakhiri spekulasi apakah Samsung akan tetap setia pada chip bikinan sendiri atau beralih ke Qualcomm.
Mengapa Samsung Beralih ke Snapdragon?
Qualcomm resmi meluncurkan Snapdragon Wear Elite pada awal tahun ini sebagai chipset terbaru untuk smartwatch. Dibangun dengan arsitektur 3nm, prosesor ini menjanjikan peningkatan performa keseluruhan yang signifikan dan daya komputasi tambahan untuk tugas-tugas kecerdasan buatan (AI).
Keputusan Samsung meninggalkan Exynos cukup mengejutkan mengingat seri Galaxy Watch selama ini justru diuntungkan oleh chip buatan sendiri. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, chip Qualcomm untuk wearable dinilai kurang memuaskan dari segi performa dan efisiensi daya. Kini, dengan kehadiran Snapdragon Wear Elite yang lebih matang, Samsung akhirnya memutuskan untuk beralih.
Dampak ke Performa dan Fitur
Dengan tambahan tenaga dari chip anyar ini, pengguna Galaxy Watch 9 bisa mengharapkan pengalaman yang lebih responsif. Namun, yang lebih menarik adalah potensi fitur AI yang bisa dihadirkan. Qualcomm mengklaim chip ini mampu menangani berbagai tugas AI secara lokal di perangkat, seperti pemrosesan suara yang lebih akurat, prediksi kesehatan yang lebih personal, hingga notifikasi pintar yang lebih kontekstual.
Sayangnya, detail spesifik mengenai fitur apa saja yang akan memanfaatkan kemampuan AI ini masih belum diungkap. Kita harus menunggu acara peluncuran resmi untuk melihat bagaimana Samsung memanfaatkan kelebihan prosesor tersebut.
Jadwal Peluncuran dan Ketersediaan
Samsung dijadwalkan meluncurkan Galaxy Watch 9 pekan depan, bersamaan dengan jajaran ponsel lipat terbaru mereka, Galaxy Z Fold 8. Informasi mengenai harga dan ketersediaan di pasar Indonesia sendiri masih belum diumumkan, namun biasanya menyusul beberapa waktu setelah peluncuran global.
Peralihan ke chip Qualcomm ini menjadi titik balik penting bagi lini Galaxy Watch. Jika Samsung berhasil mengoptimalkan Snapdragon Wear Elite, bukan tidak mungkin generasi ini akan menjadi salah satu smartwatch Android paling bertenaga di pasaran. Bagi pengguna yang sudah lama menantikan peningkatan performa signifikan di jam tangan pintar Samsung, kabar ini tentu menjadi angin segar.