SUMSEL — Di tengah padatnya jadwal pembangunan infrastruktur, personel Satgas TMMD tetap menyisihkan waktu untuk mendekatkan diri dengan warga. Koptu Ismail, salah satu anggota satgas, terlihat duduk santai dan berbincang akrab dengan keluarga Ibu Widhiatun di sela-sela waktu istirahat, Senin (20/7). Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut.
Bukan Sekadar Bangun Rumah, Tapi Juga Bangun Kedekatan
Menurut Koptu Ismail, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya bertujuan menyelesaikan sasaran fisik, seperti pembangunan RTLH. Lebih dari itu, program ini menjadi wadah untuk mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
"Kami ingin membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Ini wujud nyata bahwa TNI hadir di tengah-tengah mereka, bukan hanya saat bekerja, tapi juga saat berbagi cerita," ujarnya.
Ibu Widhiatun: Kehadiran TNI Beri Semangat Baru
Sementara itu, Ibu Widhiatun mengaku sangat senang dengan perhatian yang diberikan oleh personel Satgas TMMD. Ia menyebut bahwa kunjungan Koptu Ismail dan anggota lainnya memberikan kebahagiaan tersendiri bagi keluarganya.
"Rumah kami sedang dibangun agar lebih layak, aman, dan nyaman. Kehadiran bapak-bapak TNI di sini membuat kami semakin bersemangat," kata Ibu Widhiatun.
Gotong Royong Jadi Nilai Utama TMMD
Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menunjukkan bahwa program ini tidak sekadar menghadirkan pembangunan infrastruktur. Nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan terus ditanamkan dalam setiap tahapan kegiatan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Program RTLH sendiri merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian warga. Dengan adanya program ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin kuat, tidak hanya selama masa pembangunan, tetapi juga setelahnya.