Pencarian

Tim Terbaik Six Nations Wanita: Dominasi Inggris dan Kejutan Pemain Muda Prancis

Selasa, 19 Mei 2026 • 03:30:01 WIB
Tim Terbaik Six Nations Wanita: Dominasi Inggris dan Kejutan Pemain Muda Prancis
Ellie Kildunne dari Inggris memimpin statistik Six Nations Wanita 2025 sebagai pemain terbaik turnamen versi Opta Index.

SUMATERA SELATAN — Statistik berbicara lain dari sekadar hasil akhir turnamen. Meski Inggris memenangkan gelar kedelapan beruntun dengan 39 kemenangan beruntun di Six Nations Wanita, Opta Index menilai performa individu secara terpisah untuk menyusun tim terbaik edisi 2025.

Dari 15 pemain yang masuk line-up, Inggris mengirimkan lima nama, Prancis empat, dan Wales satu pemain. Irlandia, Skotlandia, serta Italia nihil wakil.

Ellie Kildunne: Pemain Terbaik Turnamen Versi Data

Winger Inggris Ellie Kildunne menjadi pemain dengan rating tertinggi Opta Index. Ia memimpin statistik untuk carry (70), meter gain (626), line break (14), dan offload (11). Mantan Pemain Terbaik Dunia ini terlibat langsung dalam delapan try — lima dicetak sendiri, tiga assist.

"Kildunne unggul lebih dari 100 meter dibanding pemain kedua," tulis laporan Opta. Ia ditempatkan di posisi sayap karena performa gemilang Pauline Barrat di full-back Prancis.

Debutan Prancis yang Langsung Bersinar

Prancis memperkenalkan dua pemain baru yang langsung masuk tim terbaik. Pauline Barrat (21 tahun) menjadi full-back pilihan utama dengan catatan 63 carry, 523 meter gain, dan 12 line break assist — satu-satunya pemain dengan angka dua digit. Barrat juga mencatatkan empat try assist.

Di sisi lain sayap, Anais Grando menjadi top skorer Prancis dengan lima try, hanya kalah dari Marlie Packer (7) dan Amy Cokayne (6). Grando juga memimpin offload untuk pemain Prancis dengan enam kali.

Zoe Harrison: Akurasi Tendangan 94 Persen

Fly-half Inggris Zoe Harrison mengamankan posisi nomor 10 dengan akurasi operan 100 persen dan delapan line break assist — terbanyak di antara fly-half. Tapi yang paling menonjol: ia memasukkan 29 dari 31 tendangan, termasuk 10 dari 11 dari sisi touchline.

Model xGK Opta memperkirakan kicker rata-rata hanya akan sukses 65 persen dari percobaan yang sama. Harrison mencatatkan 94 persen — tertinggi di turnamen.

Meg Jones dan Amy Cokayne: Pemimpin Inggris

Kapten Inggris Meg Jones menjadi satu-satunya pemain Red Roses yang bermain penuh di setiap laga. Ia memimpin semua statistik center: tujuh try involvements, 56 carry, 285 meter gain, 21 defender beaten, dan sembilan line break.

Hooker Amy Cokayne mencetak enam try — hanya kalah dari Packer — dan mencatat akurasi lemparan line-out 98 persen (47 dari 48 sukses), terbaik di antara semua hooker.

Kejutan dari Wales: Courtney Keight

Meski Wales finis sebagai juru kunci tiga tahun beruntun, center Courtney Keight layak diapresiasi. Ia menjadi pemain belakang dengan gain meter-in-contact terbanyak (131 meter) dan tak ada back yang bisa menyaingi lima dominant tackle miliknya.

Di barisan depan, prop Prancis Ambre Mwayembe menjadi yang terbaik dengan 141 meter gain, 51 persen dominant carry rate, empat offload, dan enam dominant tackle — semua tertinggi di antara front-row forward.

Bagikan
Sumber: bbc.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks