Palembang — Upaya percepatan transformasi ekonomi berkelanjutan di Sumatera Selatan terus digalakkan melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satu langkah nyata adalah Bimbingan Teknis dan Asesmen Training of Trainers (TOT) sektor kopi yang berlangsung empat hari di Hotel Santika Radial Palembang, 27–30 April 2026.
Kolaborasi Trilateral untuk SDM Kopi Berkualitas
Program ini merupakan hasil kerja sama antara International Labour Organization (ILO) Indonesia bersama BRN Training Consulting dan Palembang Training Center. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi besar memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor kopi, sekaligus mendorong transisi ekonomi dari berbasis ekstraktif menuju sektor yang lebih ramah lingkungan.
National Project Coordinator ILO IKI JET Project untuk Indonesia dan Timor-Leste, Muce Mochtar, menekankan dalam sambutannya bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan fondasi utama menghadapi tantangan transisi ekonomi. Ia menjelaskan bahwa ketergantungan terhadap batu bara perlu secara bertahap dialihkan ke sektor alternatif berkelanjutan seperti kopi yang memiliki nilai ekonomi dan sosial tinggi.
"Transformasi ekonomi tidak hanya soal mengganti sektor, tetapi juga mempersiapkan manusianya. SDM yang kompeten akan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Mochtar.
Kurikulum Komprehensif dari Hulu hingga Hilir
Direktur BRN Training Consulting, Andika Nugraha, dan Direktur Palembang Training Center, Ella Rosita, menekankan pentingnya pelatihan berbasis kompetensi. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga membentuk mereka sebagai trainer yang mampu menularkan ilmu kepada masyarakat luas.
Peserta pelatihan dibekali pengetahuan komprehensif meliputi pengelolaan kopi dari hulu hingga hilir, teknik pelatihan, serta metode asesmen. Pendekatan menyeluruh ini dirancang agar para trainer mampu mentransfer keahlian secara efektif ke komunitas kopi lokal di berbagai daerah.
Dampak Jangka Panjang bagi Ekonomi Daerah
Inisiatif pelatihan ini membuka peluang signifikan bagi kopi Sumatera Selatan menembus pasar global. Dengan SDM yang terlatih dan kompeten, produktivitas sektor kopi diharapkan meningkat, menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi ribuan petani kopi dan komunitas sekitarnya.
Program TOT menjadi langkah konkret dalam mewujudkan ekonomi hijau yang inklusif, sekaligus memposisikan Sumatera Selatan sebagai pemain utama dalam industri kopi berkelanjutan di level nasional dan internasional.