Pencarian

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas Muratara Ditemukan Meninggal, Arus Deras Jadi Penyebab

Kamis, 13 Agustus 2026 • 12:55:31 WIB
Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas Muratara Ditemukan Meninggal, Arus Deras Jadi Penyebab
Petugas SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Hafiz (11) yang ditemukan mengapung di Sungai Rawas, Musi Rawas Utara, Rabu (12/8).

MUSI RAWAS UTARA — Pencarian bocah yang tenggelam di Sungai Rawas berakhir setelah korban ditemukan mengapung oleh petugas pada hari kedua operasi. Hafiz (11) dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, lalu jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Mancarrah Wanto, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang menimpa korban dan keluarga. "Korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," katanya di Musi Rawas Utara, Rabu.

Kronologi: Kakak Tak Mampu Menahan Arus

Peristiwa nahas itu terjadi Selasa (11/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Hafiz mandi dan berenang bersama kakaknya di sungai. Saat berada di tengah aliran, korban terseret arus deras dan langsung tenggelam.

Sang kakak sempat berusaha menolong, tetapi tubuh Hafiz dengan cepat hilang terbawa arus. Laporan kejadian baru diterima Basarnas Palembang pada malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, dan tim langsung diterjunkan ke lokasi.

Pencarian Hari Kedua: Radius 6 Kilometer Disisir

Memasuki pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan warga setempat menyisir permukaan air secara visual. Area pencarian mencakup radius 6 kilometer persegi menggunakan perahu karet serta perahu milik masyarakat.

Korban akhirnya ditemukan mengapung pada radius 20 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi dari perairan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Imbauan untuk Orang Tua di Wilayah Aliran Sungai

Menyusul kejadian ini, Basarnas mengimbau para orang tua memperketat pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan. Arus sungai disebut dapat berubah sewaktu-waktu, terutama di musim hujan.

Masyarakat juga diingatkan untuk segera menghubungi layanan darurat Emergency Call Basarnas 115 jika membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan. Respons cepat dilaporkan dapat memperbesar peluang korban selamat dalam insiden serupa.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks