PALEMBANG — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia mulai digelorakan Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan. Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, secara resmi menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memasang Bendera Merah Putih di lingkungan kantor masing-masing.
Instruksi ini disampaikan langsung saat memimpin Apel Gabungan di Pelataran Kambang Iwak, Senin. Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5487/SJ yang mengatur penyemarakan peringatan kemerdekaan sepanjang bulan Agustus.
Pengibaran Serentak dan Atribut Tematik Wajib Dipasang
Pemkot Palembang tidak hanya meminta pemasangan bendera, tetapi juga mewajibkan pengibaran Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Seluruh perangkat daerah diminta memasang atribut dan dekorasi tematik di area perkantoran.
“Saya mengharapkan perkantoran dan masyarakat Palembang sudah memasang bendera di depan rumah atau kantor untuk menyambut HUT Ke-81 RI,” kata Prima Salam dalam keterangannya, Senin.
Instruksi serupa juga menyasar media publikasi. Setiap OPD diwajibkan memanfaatkan identitas visual resmi HUT RI pada seluruh kanal informasi dan materi promosi yang dikeluarkan pemerintah kota.
Semangat Kemerdekaan untuk Perbaiki Kualitas Pelayanan Publik
Prima Salam menekankan bahwa peringatan tahunan ini bukan sekadar seremonial. Momen kemerdekaan disebutnya menjadi sarana krusial untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan menggalang komitmen pengabdian aparatur secara utuh.
“Peningkatan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan ramah merupakan wujud nyata dedikasi pemerintah dalam merealisasikan cita-cita bersama menuju Palembang Berdaya dan Sejahtera,” ujar Prima.
Ia mengingatkan seluruh birokrasi untuk menjamin setiap rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan meriah. Semangat nasionalisme diharapkan tidak berhenti pada upacara dan perlombaan semata, melainkan terwujud dalam kinerja harian yang jujur dan akuntabel.
Festival Perahu Bidar 2026 Pindah ke Keramasan
Di tengah persiapan HUT RI, Dinas Pariwisata Kota Palembang mengonfirmasi perubahan lokasi gelaran Festival Perahu Bidar Tradisional. Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Muhammad Irman, menyebut ajang tersebut tahun ini akan digelar di aliran sungai kawasan Keramasan.
Perpindahan lokasi tidak terhindarkan karena kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) sedang memasuki masa revitalisasi. Meski berpindah, konsep kompetisi akan tetap disesuaikan dengan kondisi lokasi baru tanpa menghilangkan esensi bidar sebagai warisan budaya.
“Festival Perahu Bidar Tradisional tahun ini tengah dipersiapkan dengan mempertimbangkan alternatif lokasi baru di kawasan Keramasan,” kata Irman.
Aspek Teknis dan Target Wisatawan di Lokasi Baru
Pihak dinas tengah mematangkan aspek teknis perlombaan di lokasi baru. Sejumlah hal yang disiapkan meliputi jumlah perahu dalam satu sesi lintasan, panjang rute, hingga durasi perlombaan dengan mengutamakan keselamatan.
“Selain menjadi agenda pelestarian budaya, Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Palembang,” kata Irman.
Perubahan lokasi ini juga menjadi ujian bagi panitia untuk menghadirkan suasana kompetisi yang tetap menarik bagi penonton. Pemkot berharap festival tetap mampu menjaga eksistensi bidar sebagai kearifan lokal masyarakat Kota Palembang di tengah pembangunan infrastruktur kota.