SUMATERA SELATAN — Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan skuad Garuda telah menunjukkan progres signifikan di Piala AFF 2026. Pernyataan itu disampaikan jelang laga krusial melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin (3/8) pukul 20.30 WIB, di mana kemenangan akan memastikan tiket semifinal tanpa bergantung pada hasil laga lain.
Modal 8 Gol dan 1 Kebobolan Sebelum Hadapi Vietnam
Perjalanan Indonesia di fase grup berjalan mulus. Armada Herdman membuka turnamen dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja, lalu menyusul kemenangan 3-0 kontra Timor Leste. Agregat delapan gol berbanding satu menjadi bukti ketajaman lini depan sekaligus solidnya pertahanan.
Herdman menegaskan pencapaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan hasil kerja kolektif yang patut diapresiasi seluruh elemen tim. "Saya rasa para penggemar, pemain, staf, kita bisa bangga dengan pencapaian kita sejauh ini dengan delapan gol dan satu gol kemasukan, enam poin di papan klasemen," ujarnya.
Perjalanan 19,5 Jam dan Target Ambil Kendali Grup
Setelah menjalani laga tandang yang melelahkan, tim Garuda akhirnya kembali ke Jakarta. Herdman mengungkapkan perjalanan dari pintu ke pintu memakan waktu hingga 19,5 jam, namun hal itu tidak mengurangi antusiasme anak asuhnya untuk bertanding di hadapan publik sendiri.
Pelatih asal Kanada itu menyebut laga kontra Vietnam adalah ujian sesungguhnya. "Ini kesempatan besar untuk mengambil kendali grup besok malam. Bagi Vietnam, mereka harus menang atau seri untuk tetap bertahan di turnamen ini, jadi banyak yang dipertaruhkan," kata Herdman dalam pernyataan resminya.
Klasemen Grup: Indonesia di Puncak, Vietnam Terdesak
Saat ini Indonesia memimpin klasemen sementara dengan enam poin, unggul dua angka atas Vietnam yang berada di posisi ketiga dengan koleksi empat poin. Situasi ini membuat laga nanti menjadi penentu nasib kedua tim di turnamen regional.
- Indonesia: 2 main, 6 poin (8 gol, 1 kebobolan)
- Vietnam: 2 main, 4 poin (butuh hasil imbang untuk bertahan)
- Kemenangan memastikan langkah Garuda ke semifinal
Bagi Herdman, tekanan justru menjadi energi tersendiri. Ia menilai momen seperti inilah alasan para pemain berlaga di turnamen besar. "Sangat menarik bagi para penggemar dan bahkan lebih menarik lagi bagi para pemain," pungkasnya.