PALEMBANG — Ratu Dewa menegaskan kesiapan personel dan peralatan lapangan menjadi kunci penanganan cepat saat cuaca ekstrem melanda Kota Palembang. Penekanan disampaikan di hadapan jajaran perangkat daerah, dengan permintaan agar seluruh OPD meninggalkan pola kerja yang terlalu banyak rapat dan kegiatan seremonial.
"Saya ingatkan seluruh OPD jangan menunggu terjadinya bencana baru mulai bertindak," kata Ratu Dewa di Palembang, Selasa.
Menurut dia, prioritas kerja harus diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat. Bukan sekadar memenuhi agenda rutin di kantor.
Drainase Jadi Perhatian Utama Dinas PUPR
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang diminta memeriksa kondisi drainase agar tidak mengganggu saluran air saat hujan turun. Persoalan drainase menjadi titik rawan tersendiri di kawasan padat permukiman.
Para camat, lurah, dan perangkat daerah terkait juga diinstruksikan meningkatkan pemantauan di titik-titik rawan banjir. Warga yang tinggal di kawasan rentan diminta mendapat perhatian khusus, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Pohon Besar Berpotensi Tumbang Diminta Segera Dipangkas
Ratu Dewa meminta pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang segera dipangkas. Langkah itu untuk mencegah ancaman keselamatan warga ketika angin kencang menyertai hujan.
"Kesiapan personel dan peralatan di lapangan juga harus dipastikan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat ketika terjadi cuaca ekstrem," ujarnya.
Normalisasi Anak Sungai di Lima Kecamatan
Pemkot Palembang telah menormalisasi dan membersihkan anak sungai di lima kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Alang-Alang Lebar, Sukarami, Ilir Barat I, Sako, dan Ilir Timur II.
Pembersihan menyasar tumpukan sampah, eceng gondok, serta vegetasi yang berpotensi menghambat aliran sungai. Aliran yang lancar disebut menurunkan risiko genangan saat hujan berintensitas tinggi.
"Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air, terutama dengan membersihkan tumpukan sampah, eceng gondok, serta vegetasi yang berpotensi menghambat aliran sungai yang meningkatkan risiko genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi," ujar Ratu Dewa.
Seluruh instruksi berlaku untuk jajaran Pemkot Palembang, dari dinas teknis hingga perangkat kecamatan dan kelurahan. Evaluasi kesiapan lapangan menjadi tindak lanjut yang diminta wali kota sebelum puncak musim hujan.