Pencarian

Kabupaten OKI Raih Nilai Sempurna 100 di SLIP PPID Award Sumsel 2026, Bukti Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:20:47 WIB
Kabupaten OKI Raih Nilai Sempurna 100 di SLIP PPID Award Sumsel 2026, Bukti Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Kabupaten OKI meraih nilai sempurna 100 dalam SLIP PPID Award Sumsel 2026, mengungguli 16 kabupaten/kota lainnya.

OGAN KOMERING ILIR — Kabupaten OKI memastikan diri sebagai yang terdepan dalam urusan keterbukaan informasi di Sumatera Selatan. Dalam ajang SLIP PPID Award 2026, daerah yang dipimpin Bupati Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto ini mengantongi nilai sempurna 100, unggul dari 16 kabupaten/kota lainnya.

Penghargaan diserahkan langsung dalam rapat koordinasi dan bimbingan teknis PPID se-Sumsel yang mengusung tema ‘Transformasi Digital dan Penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk Keterbukaan Informasi Publik yang Cepat, Akurat, dan Akuntabel’. Acara berlangsung di Graha Bina Praja, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Nilai Sempurna Berkat Sinergi Seluruh OPD

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Adi Yanto, menyebut capaian ini bukan kerja instan. “Alhamdulillah, capaian juara 1 dengan nilai sempurna 100 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik,” ujarnya.

Menurut Adi, keberhasilan itu merupakan buah kolaborasi erat antara PPID Utama, PPID Pelaksana, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab OKI. Sinergi ini memastikan setiap layanan informasi berjalan cepat, akurat, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.

Transformasi Digital dan AI Jadi Kunci Kecepatan Informasi

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan, Rika Efianti, menekankan pentingnya adaptasi teknologi di tubuh PPID. Menurutnya, transformasi digital dan kecerdasan buatan mampu mendongkrak kecepatan serta kualitas pelayanan informasi kepada publik.

“Keterbukaan informasi publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Transformasi digital dan kecerdasan buatan dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat,” kata Rika.

Senada, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel, Apriyadi, menegaskan bahwa PPID adalah wajah pemerintah di mata warga. “Cara informasi publik dikelola dan disampaikan mencerminkan komitmen pemerintah terhadap transparansi dan keterbukaan,” ujarnya.

Langkah Selanjutnya: Perkuat Tata Kelola Berbasis Teknologi

Ke depan, Adi Yanto memastikan Pemkab OKI tidak akan berpuas diri. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, akan terus diperkuat agar layanan informasi semakin adaptif dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui transformasi digital dan pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, agar pelayanan informasi di Kabupaten OKI semakin berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkas Adi.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa komitmen terhadap keterbukaan informasi bukan sekadar jargon. Di OKI, transparansi kini diukur dengan angka—dan angkanya sempurna.

Bagikan
Sumber: beritaandalas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks