Pencarian

217 Siswa di Palembang Diedukasi Safety Riding oleh Astra Motor Sumsel, Mulai TK hingga SMA

Sabtu, 25 Juli 2026 • 22:29:01 WIB
217 Siswa di Palembang Diedukasi Safety Riding oleh Astra Motor Sumsel, Mulai TK hingga SMA

PALEMBANG — Puluhan siswa taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas di Palembang menjadi sasaran edukasi keselamatan berkendara yang digelar Astra Motor Sumsel pada Juli 2026. Sebanyak 127 siswa TK IT Salsabila mengikuti kegiatan pada Rabu (23/7), sementara 90 siswa SMA Adabiyah telah lebih dulu mendapat materi serupa pada 15 Juli lalu. Total 217 peserta dari dua sekolah ini dibekali pemahaman tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

Edukasi #Cari_Aman untuk Generasi Muda

Astra Motor Sumsel selaku Main Dealer sepeda motor Honda di Sumatera Selatan mengampanyekan semangat #Cari_Aman melalui penyampaian yang menyenangkan dan interaktif. Di TK IT Salsabila, materi difokuskan pada kebiasaan aman saat menjadi penumpang, terutama penggunaan helm. "Kami ingin menanamkan kesadaran keselamatan berkendara sejak usia dini," ujar perwakilan Astra Motor Sumsel dalam kegiatan tersebut.

Sementara di SMA Adabiyah, peserta mendapatkan pembekalan lebih mendalam. Materi mencakup pentingnya perlengkapan berkendara, etika di jalan raya, hingga potensi bahaya yang perlu diantisipasi saat berkendara. Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Astra Motor Sumsel membangun budaya aman di kalangan pelajar.

Jadwal Edukasi Berlanjut ke SMA IT Al Furqon

Komitmen tersebut tidak berhenti di dua sekolah. Edukasi safety riding selanjutnya dijadwalkan pada 23 Juli 2026 di SMA IT Al Furqon Palembang. Langkah ini menunjukkan upaya sistematis Astra Motor Sumsel menjangkau berbagai jenjang pendidikan di Palembang dan sekitarnya. "Kami akan terus menyebarkan budaya keselamatan kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi berikutnya," tambah perwakilan Astra Motor Sumsel.

Mengapa Edukasi Safety Riding Penting bagi Anak dan Remaja?

Data kecelakaan lalu lintas di Indonesia menunjukkan usia pelajar rentan menjadi korban. Edukasi sejak dini dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk mengurangi angka kecelakaan. Astra Motor Sumsel memilih pendekatan interaktif agar pesan keselamatan mudah diterima anak-anak dan remaja. Dengan melibatkan sekolah, diharapkan kebiasaan berkendara aman bisa tertanam dalam keseharian.

Program ini juga selaras dengan program keselamatan berkendara nasional yang digaungkan kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Penggunaan helm standar dan kepatuhan terhadap ramu lalu lintas menjadi poin utama yang ditekankan dalam setiap sesi edukasi.

Partisipasi 217 Siswa: Angka Kecil, Dampak Besar

Meski jumlah peserta masih terbatas, Astra Motor Sumsel menargetkan perluasan jangkauan ke lebih banyak sekolah. Kegiatan di TK IT Salsabila dan SMA Adabiyah menjadi pilot project untuk model edukasi serupa. Ke depan, metode penyampaian yang telah teruji di dua sekolah ini bisa direplikasi di lembaga pendidikan lain di Sumatera Selatan.

Dengan pendekatan yang disesuaikan usia—bermain sambil belajar untuk TK, dan diskusi interaktif untuk SMA—pesan #Cari_Aman diharapkan lebih membekas. Orang tua dan guru pun dilibatkan secara tidak langsung agar lingkungan anak mendukung kebiasaan aman berkendara.

Bagikan
Sumber: radarpalembang.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks